Hati- Hati Cincin Kawin Titanium Ternyata Bisa Membahayakan!

Hati- Hati Cincin Kawin Titanium Ternyata Bisa Membahayakan!

Jika anda saat ini sedang mempersiapkan pernikahan, salah satu hal yang tidak ketinggan untuk disiapkan adalah cincin kawin.

Emas adalah pilihan klasik cincin kawin bagi pasangan pengantin. Namun mengingat menggunakann emas bagi pria muslim hukumnya adalah haram, saat ini tersedia berbagai pilihan lain, baik itu yang terbuat dari perak, platina, alloy, dan yang terakhir yang mulai populer adalah cincin kawin yang terbuat dari titanium.

Titanium adalah jenis logam yang populer karena tidak menimbulkan alergi pada kulit, ringan namun kuat serta sangat tahan banting.

Nah, sayangnya ternyata banyak dokter  ruang gawat darurat yang memiliki pengalaman yang tidak baik dengan cincin jenis itu. Apa pasal? Karena sifatnya yang sangat keras, apabila terdapat kasus jepitan cincin, cincin ini sulit sekali dikeluarkan.  Baik itu dengan metode pelumasan, di kaitkan dengan benang, maupun di potong dengan pemotong bermata berlian.

Salah satu kasus yang dilaporkan oleh Emergency Medicine Journal   adalah seorang pria yang mengalami jepitan cincin setelah berendam di sauna. Karena terlalu lama berendam, jari jemari pria ini mengalami pembesaran, akibatnya terjadi jepitan cincin yang terasa menyakitkan. Ia kemudian dilarikan ke ruang gawat darurat di salah satu rumah sakit di Inggris.

Dokter pun mencoba membebaskan jari yang terjepit tersebut dengan   melumasinya, menariknya dengan benang, dan memotongnya dengan alat pemotong yang biasanya bisa mematahkan cincin emas atau perak. Tidak satupun usaha tersebut berhasil. Bahkan pasukan pemadam kebakaran yang mencoba membantu dengan membawa alat pemotong khusus pun gagal menolong pria malang ini.

Saat itu dokter UGD  hampir putus asa. Apalagi jika jepitan tidak segera dibebaskan, jaringan yang terjepit akan mengalami kekurangan asupan darah dan bisa menjadi jaringan mati. Jika hal ini terjadi, tidak ada pilihan lain selain amputasi.

Untunglah sebelum hal buruk tersebut terjadi, seorang dokter bedah plastik yang dikonsulkan oleh dokter UGD tersebut menemukan ide yang cemerlang. Ia mencoba memotong cincin kawin titanium tersebut dengan alat pemotong yang biasa digunakan untuk mengotong wire  di ruang operasi, atau yang sering disebut sebagai bolt cutter.  Alat ini sering digunakan oleh dokter bedah ortopedi juga dokter bedah plastik.

Cincin kawin titanium

Contoh bolt cutter yang sering digunakan oleh dokter bedah di ruang operasi. (sumber gambar: lamarledger.com)

Ternyata penggunaan bolt cutter ini bisa mematahkan cincin titanium tersebut. Selanjutnya dokter menarik cincin yang telah terbagi dua ke kiri dan kanan menggunakan klip kertas untuk membebaskan jari yang sebelumnya terperangkap.

Sejak kasus tersebut, penggunaan bolt cutter untuk mengatasi kasus jepitan cincin mulai dipopulerkan. Metode ini cepat dilakukan, karena hanya membutuhkan waktu 30 detik dan bisa dilakukan oleh satu orang operator saja. Namun, mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Jika saat ini anda ingin membeli cincin titanium, pengalaman pria di Inggris ini mungkin bisa membuat anda berpikir ulang.


Categories: Berita Kesehatan

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.