Manfaat Kesehatan Di Balik Sholat Tarawih

Manfaat Kesehatan Di Balik Sholat Tarawih

Selama bulan Ramadan, seorang muslim dianjurkan untuk banyak melakukan ibadah. Salah satu bentuk ibadah tambahan yang dilakukan selama bulan puasa ini adalah sholat tarawih.

Sholat tarawih yang dilakukan selama bulan puasa sejatinya mirip dengan sholat tahajud yang dilakukan oleh umat muslim di hari biasa. Sholat tarawih yang dilakukan biasanya bervariasi antara 8 atau 20 rakaat. Bagi sebagian orang hal ini terasa ringan dan menyenangkan, sementara bagi sebagian lainnya, hal ini dianggap memberatkan. Namun, besarnya ganjaran melakukan dibulan ini, serta suasana yang mendukung menjadikan seseorang lebih mudah melakukan berbagai ibadah tambahan bulan suci ini.

Selain itu, tahukah anda, ternyata sholat malam memiliki banyak manfaat kesehatan? Disarikan dari laman mindasuper,  dr. Ebrahim Kazim, seorang dokter muslim di Inggris akan membagi hasil analisinya mengenai manfaat kesehatan dari sholat tarawih.

Menurut dr. Kazim, semua aktivitas spiritual dan kontak sosial yang dilakukan selama bulan puasa ini dapat berfungsi sebagai waktu untuk me-reset ritme biologis yang tidak sinkron akibat gaya hidup tidak sehat selama sebelas bulan lainnya.  Baik itu puasa maupun anjuran sholat tarawih memiliki hikmah kesehatan bagi manusia.

(Baca juga: Rangkuman manfaat kesehatan puasa dari berbagai penelitian terpercaya)

Nah, berikut ini adalah manfaat kesehatan sholat tarawih bagi tubuh:

Sholat memiliki gerakan-gerakan yang bersifat seperti melakukan peregangan dan olahraga ringan. Kurang lebih 200 kalori terbakar dengan melakukan sholat tarawih sebanyak 20 rakaat. Kegiatan ini akan membakar kalori berlebih yang kita peroleh saat makan berbuka puasa 1-2 jam sebelumnya. Gula darah akan mengalami kenaikan secara perlahan pada saat itu, dan dengan melakukan ibadah sholat tarawih, glukosa darah akan lebih cepat dibakar menjadi CO2 dan H2O.

Gerakan fisik saat melakukan sholat akan meningkatkan respon fleksibilitas, koordinasi dan  relaksasi. Aktivitas tersebut juga mengurangi respon autonom yang berhubungan dengan stress dan melegakan kekhawatiran serta depresi. Adrenalin dan noradrenalin juga disekresikan selama melakukan akitvitas sholat malam. Kedua neurotransmitter ini bertanggungjawab dalam menjaga tubuh tetap siaga setelah melakukan aktivitas sholat. Hal ini menjadikan sholat malam suatu hal yang unik dimana terjadi kombinasi gerakan, perasaan damai, rasa euphoria dan keluhuran.

Gerakan yang berulang dan teratur selama sholat akan meningkatkan tonus dan kekuatan, tendon, fleksibilitas sendi dan jumlah darah yang dipompa oleh jantung. Gerakan tubuh akan membantu mencegah osteoporosis pada tulang usia tua yang  mulai keropos (osteoporotik). Sebagai contoh, peregangan yang dilakukan oleh lengan bawah saat mengangkat tubuh setelah sujud akan meningkatkan konten mineral pada tulang lengan bawah.

Jumlah beban yang bervariasi dari setiap gerakan sholat akan memberikan efek lubrikasi/melancarkan aliran cairan synovial pada tulang-tulang sendi. Hal ini merupakan proses yang menunjuang terpeliharanya fleksibilitas pada sendi tubuh.

Gerakan sholat dapat membantu melancarkan aliran cairan synovial pada kapsul sendi.

Gerakan sholat dapat membantu melancarkan aliran cairan synovial pada kapsul sendi.

Selain itu penguatan otot betis oleh gerakan aktif pada pergelangan kaki (ankle) akan mencegah kaki mengalami sumbatan aliran darah atau yang dikenal dengan nama deep vein thrombosis. Sumbatan aliran darah dapat menyebabkan kekuranga nutirisi dan oksigen jaringan yang pada akhirnya menyebabkan kematian jaringan dan terbentuknya ulkus pada daerah tersebut.

Peningkatan sekresi growth hormone yang terjadi  lewat puasa akan semakin meningkat dengan melakukan sholat malam yang panjang.  Hormon ini penting untuk pembentukan kolagen, yaitu materi yang bertanggung jawab untuk  menjaga elastisitas kulit orang yang berpuasa dan sholat malam. Tidak heran, orang yang sering melakukan puasa dan sholat malam nampak awet muda dan berseri.

Melakukan aktivitas sholat malam akan meningkatkan mood, daya pikir, dan perilaku. Pada orang tua, kemampuan mengingat kejadian yang baru terjadi (short term memory) akan menurun dengan seiring berjalannya waktu. Sholat dapat meningkatkan kemapuan  ingatan short term memory pada orang tua dengan menjaga memory pathways pada otak terbuka dan berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya, terutama dengan pengulangan terus menerus dari ayat-ayat Al -Qur’an dan pengagungan atas keesaan Allah. Selain itu, melalui sholat seseorang akan berlatih untuk fokus dan menyingkirkan berbagai pikiran  yang datang mengganggu.

Pengulangan dari doa, ayat-ayat Al Qur’an, zikir  serta pengulangan aktivitas fisik yang diikuti oleh pengabaian atas pikiran-pikiran yang mengganggu akan menimbulkan respon relaksasi yang pada akhirnya menyebabkan penurunan tekanan darah dan penurunan konsumsi oksigen , kecepatan pernapasan dan kecepatan detak jantung. Secara simultan, ketegangan akan dilepaskan dari pikiran  akibat pengaruh komponen spirirtual dan dibantu sekresi enchepalin, endorphins dynorphyns dan neurotransmitter lainnya. Semua hal tersebut tergabung dalam praktik sholat malam  yang merupakan saat yang ideal untuk melakukan relaksasi.

Setelah mengetahui manfaat kesehatan dari sholat tarawih, semoga membuat kita semakin semangat untuk mengamalkannya. Selanjutnya, semoga setelah 30 hari melakukan sholat tarawih kita menjadi terbiasa untuk melanjutkan sholat malam di hari-hari setelah Ramadan.

Yuk, semangat sholat tarawih, semangat menghidupkan malam-malam Ramadan kita!

 

*Dr Ebrahim Kazim merupakan lulusan Grant Medical College dan mendapatkan gelar master Tropical Medicine and Hygiene dari  Liverpool School of Tropical Medicine, pada tahun 1952. Selain itu ia  merupakan anggota  Royal College of Physicians, Edinburgh (M.R.C.P.)  dan pernah mendirikan Sekolah Islam di Trinidad pada tahun 1985.


Categories: Berita Kesehatan, Puasa

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.