Cara Mengecek Iuran BPJS Kesehatan

Cara Mengecek Iuran BPJS Kesehatan

Terlambat membayar iuran BPJS Kesehatan  dapat mengakibatkan kita terkena denda sebesar  2% per bulan dari total iuran yang tertunggak. Jika iuran dibayarkan perusahaan, maksimal denda 2% hanya berlaku untuk 3 bulan tertunggak. Sementara jika anda adalah peserta BPJS mandiri, denda 2% setiap bulan maksimal dikenai hingga 6 bulan. Seringkali tunggakan ini terjadi karena kita lupa dan belum terbiasa untuk membayar iuran BPJS seperti layaknya kebiasaan kita membayar rekening listrik dan air.

Guna menghindari lupa, sebagian besar peserta BPJS memilih untuk menggunakan fasilitas autodebet dari bank. Namun ada kalanya, sistem autodebet ini tidak berjalan dengan lancar, hingga akhirnya peserta BPJS tetap terkena denda. Nah, hal ini bisa kita antisipasi dengan melakukan pengecekan iuran. Apakah iuran BPJS kita telah terbayarkan atau belum. Langkah yang diperlukan tidak sulit kok!

Berikut ini  beberapa langkah praktis yang dapat Anda coba untuk mengecek iuran BPJS dengan menggunakan handphone dan laptop anda:

  1. Buka website bpjs-kesehatan.go.id pergi ke pojok kiri laman lalu klik pada tulisan “cek pembayaran iuran” dengan website ini Anda tinggal mengisi data-data seperti Nomor Kartu BPJS (13 Digit), Tanggal Lahir ( format : Hari/Bulan/Tahun) dan angka Validasi Form kemudian klik tombol Cek. Setelah itu akan Nomor Kartu BPJS (13 Digit), Tanggal Lahir ( format : Hari/Bulan/Tahun) dan angka Validasi Form kemudian klik tombol Cek.

 

  1. Jika Anda pengguna smartphone berbasis Android, Anda bisa mendownload aplikasi BPJS Kesehatan di play store Anda. Tinggal buka aplikasi pilih menu cek iuran dan masukan data-data yang diminta.

 

  1. Bisa juga melalui sms gateway dengan cara ketik TAGIHAN (spasi) nomor kartu BPJS untuk individu dan TAGIHANBU (spasi) Kode Usaha Anda untuk badan usaha lalu kirim ke 085319305620 / 08113699977.

Jika sudah mengirim SMS Anda akan mendapatkan balasan berupa contoh:

 

Jika tagihan sudah terbayar:

“Anda tidak memiliki tunggakan iuran. Terima kasih telah melunasi iuran. Iuran dapat dibayarkan setiap bulan paling lambat tanggal 10.”

 
Jika tagihan belum terbayar:

“Tagihan Rp.25.500. Denda Rp.0. Total Rp.25.500. Pembayaran Maksimal tanggal 10/0315 melalui BNI: 88888 (No. Virtual Account) BRI: 88888 (No. Virtual Account) MDR: 898888 (No. Virtual Account)

 

 

Jika tagihan belum terbayar dan melewati batas waktu:

“Tagihan Rp.83.300. Denda Rp. 1.700. Total Rp. 85.000. Pembayaran maksimal tanggal 10/03/15 melalui  BNI: 88888 (No. Virtual Account) BRI: 88888 (No. Virtual Account) MDR: 898888 (No. Virtual Account)

 

Tidak ada tagihan:

“Anda tidak memiliki tunggakan iuran. Terima kasih telah melunasi iuran. Iuran dapat dibayarkan setiap bulan paling lambar tanggal 10”

Salah Pengetikan format SMS:

“Data tagihan tidak ditemukan. Cek kembali format SMS Anda.”

Cukup mudah kan? Anda tidak perlu keluar rumah untuk melakukan pengecekan dengan lansung mendatangi kantor BPJS atau bank Anda.

Silahkan dan selamat mencoba.


Categories: BPJS
Tags: bpjs, iuran bpjs

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.