Kenali Gejala Stroke dan Pencegahannya

Kenali Gejala Stroke dan Pencegahannya

Stroke merupakan penyebab kematian ketiga di dunia setelah penyakit jantung dan kanker. Serta penyebab utama dari kecaacatan pada penderitanya. Di Indonesia prevalensi stroke telah mencapai 12,1%.

Mari bersama-sama kita ketahui gejala dan pencegahannya!

Stroke merupakan suatu gangguan neurologis yang terjadi mendadak disebabkan sumbatan atau perdarahan pada otak, biasanya gangguan neurologis ini terjadi menetap bahkan bisa menyebabkan kematian.

Stroke sumbatan (iskemik) disebabkan karena suplai oksigen yang dibawa darah berkurang didalam otak, hal ini biasanya terjadi karena dipembuluh darah otak terjadi sumbatan sehingga menghambat aliran darah ke sel-sel otak tersebut. Sumbatan dapat terjadi karena bekuan darah atau penyempitan pembuluh darah.

Faktor resiko terjadinya stroke sumbatan adalah darah tinggi, kencing manis, kolestrol tinggi dan gangguan pembekuan darah. Sebagai contoh yang paling sering terjadi adanya gumpalan bekuan darah yang terbentuk di jantung kemudian akan mengalir dan terjebak dalam pembuluh darah di otak sehingga mengakibatkan sumbatan.

Stroke perdarahan (hemoragik) merupakan stroke yang disebabkan pecahnya pembuluh darah pada otak, kemudian darah menyebar ke jaringan sekitarnya. Hal ini dapat menyebabkan sel-sel otak kehilangan suplai oksigen dan terjadi penekanan pada sel otak sehingga menyebabkan kerusakan hingga kematian sel. Penyebab yang paling sering terjadi pecahnya pembuluh darah otak adalah darah tinggi dan kelainan pembekuan darah.

Kapan kita harus mewaspadai terjadinya stroke? Seperti diketahui fungsi dari bagian tubuh dikendalikan oleh bagian otak yang berbeda pula. Jika terjadi hal-hal berikut mungkin harus diwaspadai adanya serangan stroke:

  • Muncul kelemahan pada lengan dan kaki dari salah satu sisi tubuh
  • Terjadi rasa kesemutan di sekitar wajah, bicara pelo, sulit menelan dan muka mencong
  • Pusing berputar (vertigo)
  • Rasa kesemutan separuh badan
  • Sakit kepala hebat dan muntah-muntah
  • Penurunan kesadaran
  • Gangguan pengelihatan, bicara, daya ingat dan keseimbangan

(Baca juga: FAST! Cara Deteksi Stroke Dengan Cepat)

Sebelum terjadinya hal-hal disebutkan diatas ada baiknya kita mencegah penyakit stroke dengan mengontrol dan mengobati faktor resiko yang dapat menimbulkan terjadinya stroke seperti:

  • Darah tinggi (hipertensi)

Memeriksakan tekanan darah secara teratur dan bila sudah memiliki darah tinggi minum obat secara rutin untuk mencegah terjadinya kerusakan pembuluh darah yang menyebabkan stroke.

  • Kencing manis (diabetes)

Kontrol gula darah dengan perencanaan makan yang baik serta berolahraga. Konsumsi obat antidiabetes pada penderita diabetes.

  • Berhenti merokok
  • Obesitas
  • Kurang berolahraga
  • Minum-minuman beralkohol

Disusun oleh: dr. Vita U.


Categories: Otak dan Saraf

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.