10 Makanan Pantangan Untuk Darah Tinggi

10 Makanan Pantangan Untuk Darah Tinggi

Seiring dengan meningkatnya umur, seseorang akan  mengalami risiko peningkatan tekanan darah. Hal ini terjadi karena adanya proses degeneratif seperti pengerasan dinding pembuluh darah serta menyempitnya pembuluh darah karena terbentuknya plak ateroma.

Selain itu peningkatan tekanan darah yang terjadi juga dapat disebabkan oleh penyakit tertentu, misalnya gangguan pada ginjal, jantung, ataupun masalah hormonal.

Tekanan darah tinggi yang terjadi seringkali tidak dirasakan gejalanya, hingga tiba-tiba telah menimbulkan masalah yang berat seperti serangan jantung, stroke, ataupun gagal ginjal. Oleh karena itu, meskipun belum menimbulkan keluhan apapun, masalah tekanan darah tinggi atau hipertensi ini tetap perlu ditangani dengan baik agar tidak sampai menimbulkan komplikasi.

Dalam pengelolaan tekanan darah tinggi, penanganan akan dilakukan secara komprehensif. Baik itu dengan pemberian obat, perubahan gaya hidup dan pengaturan makanan.

Pengaturan makanan untuk hipertensi dikenal juga dengan istilah Dietary Approach to Stop Hypertensioin (DASH). Prinsip diet dash ini antara lain adalah mengurangi konsumsi garam dan memperbanyak makanan yang bersumber dari sayur dan buah-buahan.

 Apa saja makanan yang sebaiknya dihindari jika seseorang mengalami tekanan darah tinggi? Berikut ini adalah daftarnya:

  1. Makanan yang Asin

Makanana asin atau yang banyak mengandung garam perlu dihindari karena kandungan natrium yang ada didalamnya. Natrium bersifat menarik air yang dapat meningkatkan volume darah dan pada akhirnya meningkatkan tekanan darah.

Baca juga: Mengapa kita sebaiknya mengurangi konsumsi garam?

  1. Makanan yang mengandung MSG

MSG atau monosodium glutamat merupakan bumbu yang juga mengandung natrium. Sebisa mungkin hindarilah konsumsi MSG . Baik yang bersumber dari vetsin yang ditambahkan saat memasak makanan maupun yang ditemukan dalam kudapan seperti kripik, chiki serta mie instan.

  1. Kripik, Crackes

Cemilan seperti ini mengandung banyak kandungan bahan makanan yang tidak baik bagi tubuh. Baik dari kandungan garamnya yang tinggi, juga kandungan minyak dan lemak trans yang terkandung di dalamnya. Makan cemilan seperti ini kadang bisa melenakan. Meskipun ringan, makanan ini tinggi kalori. Jadi meskipun terasa hanya makan sedikit, kalori yang masuk tetap banyak dan bisa berisiko meningkatkan berat badan.

  1. Gorengan

Gorengan adalah jenis makanan yang harus dihindari untuk menjaga kesehatan secara umum, baik jika anda mengalami hipertensi, koleseterol, maupun masih dalam keadaan sehat. Pada kasus hipertensi, konsumsi gorengan sebaiknya dihindari karena kandungan garamnya yang tinggi serta adanya kandungan lemak trans.

Lemak trans merupakan jenis lemak berbahaya yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Perlu diketahui bahwa dengan adanya hipertensi sendiri, seseorang sudah mengalami ancaman masalah pada jantung. Jangan sampai kita salah memilih makanan dan menambah faktor risiko penyakit jantung tersebut dengan makanan yang mengandung lemak jahat.

  1. Bersantan

Makanan bersantan juga merupakan jenis makanan yang banyak mengandung lemak jenuh dan sebagian lemak trans, sehingga perlu dihindari.

  1. Kulit ayam

Ayam merupakan sumber protein yang baik bagi tubuh, namun ada beberapa bagian dari ayam yang sebaiknya dihindari. Kulit ayam adalah salah satu bagian ayam yang harus dihindari. Kulit merupakan bagian dari ayam yang memiliki kandungan kolesterol paling tinggi serta mengandung lemak trans yang berbahaya bagi tubuh. Selain itu, bagian lain sebaiknya dihindari adalah bagian paha dan sayap. Pilihlah bagian dada karena memiliki kandungan lemak yang paling rendah.

  1. Daging berlemak

Daging merah juga merupakan makanan yang perlu dihindari karena kandungan lemak jenuh dam lemak trans nya yang bisa  meningkatkana risiko penyakit kardiovaskuler.

  1. Makanan yang memiliki kadar gula yang tinggi

Makanan yang banyak mengandung gula akan memiliki kandungan kalori yang tinggi juga. Makanan jenis ini beresiko menaikkan berat badan dan meningkatkan llingkar perut anda. Padahal, salah satu prinsip pengelolaan hipertensi adalah pengontrolan berat badan.

  1. Kopi

Kopi mengandung kafein yang bersifat sebagai stimulan dan memiliki efek langsung meningkatkan tekanan darah. Selain menghindari kopi, sebaiknya seorang penderita tekanan darah tinggi juga menghindari makanan yang mengandung kafein lainnya seperti minuman bersoda.

  1. Alkohol

Alkohol memiliki hubungan yang erat dengan peningkatan tekanan darah. Peningkatan konsumsi alkohol > 2 gelas perhari terbukti dapat meningkatkan tekanan darah. Selain itu perlu diperhatikan pula bahwa alkohol dapat merusak dinding pembuluh darah dan juga ikut meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah lainnya.

Baca juga: 7 Cara Menurunkan Tekanan Darah


Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.