Bagaimana Cara Membaca Hasil Pemeriksaan Tekanan Darah?

Bagaimana Cara Membaca Hasil Pemeriksaan Tekanan Darah?

Tekanan darah di periksa dalam dua pengukuran daan dituliskan dalam bentuk rasio seperti ini:

110/70 mmHg

“Dibaca sebagai 110 per 70 millimeter raksa”

Sistolik: Angka yang disebutkan diatas, juga yang paling tinggi diantara dua pengukuran merupakan angka yang diperoleh dari tekanan arteri pada saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Pada saat jantung memompa darah, kita akan mendengarnya sebagai bunyi detak jantung dan teraba sebagai sebuah denyutan. 
Diastolik: Angka yang disebutkan dibawah, yang juga merupakan angka yang lebih rendah merupakan hasil pengukuran tekanan arteri diantara dua detak jantung atau pada saat jantung sedang beristirahat. Saat ini adalah waktu dimana jantung mengisi dirinya dengan darah.

Bagaimana rekomendasi American Heart Association terhadap tekanan darah yang sehat?

Tabel berikut menyajikan kategori tekanan darah yang didefinisikan oleh American Heart Association.

kategori tekanan darah

*Dokter anda akan mengevaluasi hasil tekanan darah yang rendah yang dianggap tidak wajar.

Angka mana yang lebih penting, apakah angka yang berada di atas (sistolik) atau angka yang berada di bawah (diastolik)?

Secara umum perhatian lebih banyak ditujukan pada besarnya angka hasil pengukuran sistolik (angka diatas). Nilai sistolik mendapat perhatian lebih sebagai salah satu risiko penyakit jantung terjadi pada seseorang dengan usia lebih dari 50 tahun. Tekanan darah sistolik akan mengalami kenaikan secara perlahan seiring pertambahan umur karena kekakuan arteri besar serta pembentukan plak ateroma pada pembuluh darah.

Bagaimana tekanan darah tinggi didiagnosis?

Tenaga kesehatan akan melakukan pengamatan tekanan darah anda dan mengidentifikasi apabila terdapat perubahan yang bermakna. American Heart Association merekomendasikan pengukuran tekanan darah pada orang dewasa berusia 20 tahun  dalam setiap kunjungan ke tenaga kesehatan atau setidaknya satu kali dalam dua tahun jika tekanan darah  kurang dari 120/80 mmHg.

Tekanan darah  meningkat setiap kali jantung berdetak dan turun pada saat jantung beristirahat diantara dua detak jantung. Tekanan darah bisa berubah-rubah dari menit ke menit karena perubahan postur tubuh, olahraga, atau stress. Tekanan darah normalnya kurang dari 120/80 mmHg (sistolik kurang dari 120 dan diastolik kurang dari 80) untuk orang dewasa berusia 20 tahun atau lebih.

Jika hasil pengukuran darah melebihi nilai normal, dokter akan melakukan pengulangan pengukuran beberapa kali dan memonitor tekanan darah anda di rumah sebelum mendiagnosis anda memiliki tekanan darah tinggi

Hasil pengukuran tekanan darah yang tinggi dalam satu kali pengukuran belum dapat menyimpulkan bahwa anda memiliki penyakit tekanan darah tinggi. Namun begitu, jika hasil pengukuran bertahan pada angka 140/90 atau lebih, dokter anda mungkin akan memulai pengobatan untuk tekanan darah tinggi. Hal ini dapat dilakukan dalam bentuk perubahan gaya hidup dan konsumsi obat penurun tekanan darah untuk orang yang memiliki tekanan darah 140/90 atau lebih.

Jika saat melakukan pengukuran tekanan darah anda mendapatkan pembacaan tekanan darah sistolik 180 mm Hg atau lebih tinggi, atau tekanan darah diastolik 110 mmHg atau lebih tunggulah beberapa saat dan ulanglah pengukuran. Jika hasil pengukuran tetap pada angka tersebut atau bahkan lebih tinggi, segeralah pergi ke UGD terdekat untuk mendapatkan perawatan untuk krisis hipertensi.

Meskipun anda memiliki tekanan darah yang normal, sebaiknya anda tetap mempertimbangkan perubahan gaya hidup untuk mencegah kenaikan tekanan darah dan menjaga kesehatan anda.

Baca juga: Kenapa kita harus mengurangi konsumsi garam?

Baca juga: 7 Tips Menurunkan Tekanan Darah Tinggi


Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.