World Heart Day 2015: Cukup Lakukan Satu Hal Ini Untuk Cegah Sakit Jantung

World Heart Day 2015: Cukup Lakukan Satu Hal Ini Untuk Cegah Sakit Jantung

Penyakit jantung dan pembuluh darah, adalah penyakit pembunuh nomer satu di dunia. Setiap tahunnya 17.5 juta nyawa melayang karena masalah pada jantung dan pembuluh darah. Sepertiga dari kematian tersebut merupakan kematian prematur yang merenggut nyawa seseorang yang berusia kurang dari 70 tahun.

(Baca juga: Mengenal Penyakit Pembunuh Nomer Satu di Dunia)
Sesungguhnya kebanyakan dari kematian prematur tersebut dapat dicegah dengan melakukan usaha sederhana seperti mengkonsumsi makanan yang sehat, berolahraga teratur, menghindari rokok dan alkohol, serta menjaga stress.
Bertepatan dengan  Hari Jantung Sedunia yang dirayakan hari ini,  29 September 2015 tema yang di angkat adalah “Pilihan Untuk Jantung Sehat Bagi Setiap Orang Dimana Saja”. Jargon ini diangkat untuk mengingatkan kita bersama agar menyediakan pilihan demi mendapatkan jantung yang sehat dimanapun dan kapanpun, baik pada saat bekerja atau bersekolah.

Ketersediaan lingkungan yang mendukuk kesehatan jantung ini ditandai dengan adanya  akses pada makanan sehat, are bebas rokok serta area untuk melakukan aktivitas fisik. Hal tersebut perlu disiapkan di tempat umum, sekolah-sekolah, tempat kerja maupun tempat berkumpulnya komunitas.

(Baca juga: Yuk! Diet Jantung Sehat)
Pada tahun ini juga WHO menghimbau agar negara-negara di dunia memberikan perhatian lebih untuk penyakit jantung pada wanita. Penyakit jantung pada wanita memang lebih sulit dikenali dan lebih sedikit mendapatkan perawatan. Faktor risiko penyakit jantung pada wanita mirip dengan faktor risiko jantung pada pria. Diantaranya adalah obesitas atau overweight, paparan rokok dan alkohol serta kurangnya aktivitas fisik.

Kondisi kesehatan seperti peningkatan tekanan darah, kolesterol tinggi dan diabetes mellitus juga meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Terapi awal dan pengendalian ketiga kondisi tersebut  bisa dikerjakan di layanan kesehatan tingkat pertama seperti praktik dokter umum dan puskesmas. Untuk itu, jangan menunda untuk memeriksakan diri dan memastikan apakah anda memiliki masalah kesehatan tersebut. Semakin awal gangguan ini dikenali, pengelolaannya dapat dikerjakan lebih dini dan komplikasi pun dapat dikendalikan.

Selain itu kondisi kesehatan tersebut, khusunya di negara-negara Asia Tenggara, adanya paparan polusi udara dari sisa pembakaran kayu bakar untuk memasak juga meningkatkan risiko penyakit jantung pada wanita. Saat ini, yang perlu kita waspadai adalah masalah asap kebakaran hutan yang ternyata juga bisa memperburuk masalah jantung yang sudah ada.

(Baca juga: Bahaya Asap Kebakaran Hutan Bagi Kesehatan Kita)
Aksi yang menyeluruh dan terintegrasi dibutuhkan untuk memungkinkan seseorang memiliki lingkungan dan memilih gaya hidup yang  ramah bagi jantung. Para dokter dan tenaga kesehatan juga harus memiliki kesadaran untuk  mengenali dan memenej risiko penyakit jantung yang ditemui oleh setiap pasiennya.

Saat ini WHO di regio Asia Tenggara memilik target untuk memotong kematian prematur karena sakit jantung dan penyakit kronis lainnya hingga 25% di tahun 2025. Mari wujudkan hal ini dengan setidaknya melakukan satu dari beberapa tindakan preventif untuk sakit jantung berupa:

 

 


Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.