Bagaimana Bisa Campak Menyebabkan Kematian?

measles rash on face of infant patient

Pertengahan 2013 lalu, masyarakat sempat diramaikan oleh berita anak yang meninggal karena campak setelah sempat dirawat di ICU. Untuk sebagian orang hal ini mungkin mengagetkan karena campak yang sering ditemui di masyarakat berlangsung ringan dan bahkan bisa sembuh sendiri.

Gejala campak yang umum ditemukan adalah demam diikuti dengan ruam merah di seluruh tubuh. Seringkali campak juga diikuti dengan infeksi pernapasan atas berupa batuk atau pilek. Komplikasi dapat terjadi, baik yang bersifat ringan atau berat. Komplikasi yang masih bersifat ringan antara lain berupa infeksi telinga dan diare. Namun, pada setiap satu dari 20 anak dapat ditemukan komplikasi yang mengancam nyawa, yaitu radang paru-paru atau pneumonia. Radang paru paru yang tidak segera mendapatkan perawatan dapat menyebabkan gagal nafas dan menyebabkan kematian.

Virus campak juga dapat mencapai otak dan menyebabkan kondisi radang otak atau ensefalitis.  Kecurigaan adanya radang otak didapatkan bila ditemui gangguan kesadaran atau kejang –kejang. Jika kejang terjadi dan  berlangsung cukup lama (5- >15 menit), otak akan mengalami kekurangan oksigen yang pada akhirnya dapat menyebabkan gejala sisa berupa tuli dan keterbelakangan mental atau bahkan kematian. Komplikasi pada campak lebih sering ditemui pada anak usia kurang 5 tahun dan dewasa lebih dari 20 tahun.

Campak merupakan penyakit yang disebaban oleh virus  golongan morbilivirus. Vaksin campak  sebagai upaya pencegahan telah tersedia sejak tahun 1963 dan merupakan salah satu dari lima imunisasi dasar yang harus didapatkan oleh seluruh anak Indonesia. Tujuan dari pemberian vaksinasi ini bukan semata untuk menghindari penyakit, namun juga untuk menghindari komplikasi berat yang mungkin terjadi seperti yang disebutkan diatas.

measles vaccination

Dewasa ini kita lebih sering melihat gambaran penyakit campak yang ringan dan  jarang menemukan komplikasi yang mengancam nyawa. Hal ini merupakan buah dari program vaksinasi yang telah berjalan puluhan tahun. Tanpa adanya vaksinasi, komplikasi dan cerita kematian campak tentu akan lebih sering kita dengar. Nah, oleh karena itu, coba sekarang kita pastikan kembali apakah anak kita ataupun anak-anak lain di lingkungan kita telah di vaksin?

Campak merupakan salah satu penyakit yang sangat menular, sehingga kita tidak bisa hanya melindungi diri sendiri. Jika masih banyak virus campak yang berkeliaran, tidak menutup kemungkinan akan terjadi outbreak campak seperti yang terjadi di Amerika Serikat pada pertangahan 2014 kemarin.


Categories: Kesehatan Anak

Comments

comments