Sudah Tahu Belum? Cara Cepat Menidurkan Bayi dalam 40 Detik

Sudah Tahu Belum? Cara Cepat Menidurkan Bayi dalam 40 Detik

Selain nutrisi dan stimulasi, tidur  juga merupakan komponen penting untuk tumbuh kembang seorang bayi. Bayi baru lahir membutuhkan tidur sekitar 15 jam dalam satu hari. Seiring dengan pertambahan usia, kebutuhan tidur bayi akan berkurang. Jumlah tidur yang cukup ini menjamin bayi mendapatkan fase tidur dalam yang bermanfaat untuk pertumbuhan fisiknya dan fase tidur REM (rapid eye movement) yang bermanfaat untuk perkembangan kemampuan kecerdasan dan memori bayi.

(Baca juga: Kenali Kebutuhan Tidur Anak untuk Tumbuh Kembang yang Optimal)

Saat baru lahir, bayi akan memiliki siklus tidur yang masih kacau. Ia belum mengenal siang ataupun malam. Merupakan tugas ibu dan pengasuhlah untuk mengajarkan bayi rutinitas tidur yang baik. Dengan proses pembiasaan bayi akan mengenal konsep malam-siang serta memiliki kebiasaan tidur yang baik.

Rutinitas tidur bisa dimulai dengan kebiasaan mengurangi aktivitas yang terlalu banyak memberikan stimulasi, memandikan bayi sebelum tidur, mengganti pakaian dengan  baju tidur dan mematikan lampu kamar. Selanjutnya, ibu bisa menyusui sembari menyanyi atau membacakan cerita diatas tempat tidur.

Sayangnya, beberapa bayi sering mengalami kesulitan tidur meskipun ibu sudah mencoba melakukan rutinitas tidur yang baik. Jika sudah begini, ibu atau pengasuh lainnya biasanya akan menggendong atau membuai anak hingga ia tertidur. Namun terkadang, ayah  atau ibu tidak memiliki waktu yang banyak untuk melakukan hal tersebut. Tuntutan sosial maupun pekerjaan yang menanti terkadang membuat orang tua tidak cukup sabar menidurkan bayi dengan menggendongnya terus menerus. Solusi  untuk menidurkan bayi dengan cepat pun menjadi harapan.

Nah, cara cepat menidurkan bayi ini mungkin bisa dicoba!

Pada video berikut ini  kita bisa melihat seorang ayah yang berusaha menidurkan bayinya dengan menggunakan sapuan kertas tisu. Ajaib, dalam waktu kira-kira 40 detik sang bayi pun sudah tertidur. Tidak perlu lelah menggendong ataupun mendongeng, si kecil pun sudah bisa terlelap.


Categories: Kesehatan Anak

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.