Cara Mengenali Arti Tangisan Bayi

Cara Mengenali Arti Tangisan Bayi

Menangis adalah satu-satunya cara komunikasi bayi. Suara tangisan terdengar sama saja sehingga kita harus menebak-nebak apa yang diinginkan bayi saat itu.  Apakah ia sedang lapar, baru saja buang air, atau hanya ingin dipeluk. Terkadang hal tersebut menjadi momen yang membuat  frustasi  karena kita tidak bisa menebak apa yang anak inginkan. Rasanya sedih sekali melihat anak terus menangis tanpa kita mengetahui apa yang membuatnya tidak nyaman.  Seandainya ada kamus menangis bayi, pastilah orang tua tidak akan ketinggalan membelinya.

Bersyukur, ternyata seorang wanita di Australia bernama Priscilla Dunstan berhasil memecahkan misteri tangisan bayi. Priscilla di klaim memiliki ingatan fotografik terhadap suara. Saat berusia 5 tahun, ia bisa menirukan satu komposisi musik, hanya setelah mendengarnya dimainkan oleh ibunya. Menarik bukan?

Saat Priscilla menjadi ibu, ia menyadari bahwa ia bisa mengenali pola saat bayinya menangis. Bayi ternyata berusaha berbicara pada kita sebelum ia mulai menangis histeris. Pola tangisan awal ini lah yang memegang kunci apa sih yang sebenarnya diinginkan bayi saat itu.

Priscilla menyatakan bahwa hal ini bersifat universal bagi semua bayi baru dilahirkan berusia 0-3 bulan dari berbagai bahasa dan kultur yang berbeda.

Berikut ini adalah jenis suara tangisan yang berhasil dipetakan oleh Priscilla:

Neh = Lapar

Suara ini berasal dari refleks menghisap yang sudah dimiliki anak sejak ada di dalam kandungan. Lidah akan tertarik dan akan dikeluarkan. Suara “neh” ini terbentuk pada saat lidah dikeuarkan dan menabrak gusi. Anda bisa mencobanya sendiri. “Nnneeh… Nneh… Nneh”… Jika anda tidak kunjung mengenali permintaan makan ini, bayi akan menangis lebih keras dan menjadi histeris. Saat lapar anak juga akan terlihat mengepalkan tangannya dan mulai menggeliat.  Hal ini adalah bahasa tubuh penting yang perlu anda perhatikan juga.

Owh = Mengantuk

Suara ini dibentuk seperti hal nya saat anda merasa mengantuk dan mulai menguap.  Hal ini juga mungkin menjadi penanda bahwa anak anda merasa lelah.

Heh = Tidak nyaman

Suara ini mungkin mirip sekali dengan suara “neh” yang menandakan bayi merasa lapar. Hati- hati mendengar suara sebelum huruf “h”. Penekananya adalah pada  suku kata awal “he..h heeh.. heeh..” anak biasanya akan mengulanginya.  Rasa tidak nyaman yang dirasakan bayi dapat disebabkan karena  popok yang basah, kedinginan, kegerahan, gatal, atau ingin tidur dalam posisi yang berbeda.

Eh = Ingin Bersendawa

Suara ini menandakan bayi merasakan ada udara di dadanya yang ingin dikeluarkan. Udara dari lambung sudah sampai di esofagus dan menunggu untuk dikeluarkan.  Posisikan bayi pada posisi menyendawakan .  “eh ehh ehh” mungkin terdengar mirip dengan bunyi “neh”  dan “heh”, namun dengan memperhatikan, anda akan bisa membedakannya.

Eair = Lower Gas

Suara ini berasa dari bawah perut, mirip seperti saat anda sedang mengejan.  Walaupun mungkin sulit dikenali dibandingkan suara lainnya, biasanya kita bisa mengenali bahasa tubuh lainnya. Bayi biasanya akan  menarik lututnya mendekati tubuh, atau menendang-nendang kakinya.  Tubuh dan wajahnya nampak tidak nyaman.

Jangan khawatir jika belum bisa mengenali suaranya, setelah mendengarkan dengan seksama beberapa kali anda dapat mengenalinya. Jika kita tidak segera merespon bayi  pada saat awal, bayi akan menjerit dan kita akan mengalami kesulitan mengenalinya. Jika sudah seperti ini, tidak ada pilihan lain selain mencoba satu-satu, apakah anak ingin diganti popoknya, ingin dipeluk, atau memang lapar.


Categories: Kesehatan Anak

Comments

comments