Kenali Kebutuhan Tidur Anak Untuk Tumbuh Kembang yang Optimal

Kenali Kebutuhan Tidur Anak Untuk Tumbuh Kembang yang Optimal

Seperti yang pernah dibahas pada artikel terdahulu, masalah tidur pada anak ternyata bisa menyebabkan berbagai dampak pada kehidupan anak diwaktu mendatang. Salah satunya adalah gangguan perilaku seperti ADHD (Attention Deficit and Hyperactivity Disorder). Belum lagi adanya potensi masalah pada fungsi kognitif, gangguan perkembangan, hingga kesehatan kardiovaskuler.

Tidur terdiri dari dua fase, yaitu fase REM dan non-REM. Pada fase REM (rapid eye movement) dimana otak sesungguhnya dalam keadaan aktif, merupakan fase yang penting untuk perkembangan kognitif (kecerdasan) anak. Sementara pada fase non-REM atau fase tidur dalam, tubuh akan benar-benar beristirahat dan memperbaiki dirinya. Fase ini sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan fisik anak, misalnya saja agar anak tumbuh semakin tinggi. Jika salah satu fase tidak berlangsung dengan baik, kita akan menghadapi risiko pada tumbuh kembang buah hati kita.

Setiap anak memiliki pola tidur yang berbeda-beda. Namun jika diperhatikan sesuai dengan kebutuhan pada usianya, terdapat anjuran yang bisa menjadi pegangan bagi ayah dan ibu. Berikut ini adalah rangkuman kebutuhan tidur anak seperti yang disusun oleh DR. dr. Rini Sekartini, SpA (K) dalam buku Kumpulan Tips Pediatri IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) :

Bayi 0-2 bulan

Jumlah tidur yang dibutuhkan adalah sebanyak 10,5-18 jam. Pola tidur anak biasanya masih tidak teratur hingga usia 68 minggu (1,5 tahun). Bayi biasanya akan terbangun karena rasa lapar, memiliki periode tidur yang multipel dan tidur bersifat aktif (sambil tersenyum, menghisap, menggerakkan badan).

Tips untuk bayi baru lahir:

  • Perhatikan pola tidur dan kenali tanda-tanda mengantuk pada bayi
  • Letakkan bayi pada tempat tidur saat mengantuk, bukan pada saat tidur
  • Tidurkan bayi dengan punggung terletak pada tempat tidur, wajah dan kepala bebas dari selimut atau barang lainnya
  • Tempat tidur sudah dipastikan keamanannya
  • Ruangan tidur hening, gelap, dan dengan temperatur yang nyaman

Bayi 2-12 bulan

Jumlah tidur bayi adalah sekitar 14-15 jam sehari. Pada tahap ini biasanya bayi akan lebih banyak tidur dimalam hari dan mengurangi tidur di pagi dan siang hari. Pola tidur bayi akan semakin mudah dilihat. Periode ini adalah periode yang tepat untuk memulai membiasakan pola tidur tertentu.

Tips tidur untuk bayi 2-12 bulan:

  • Ciptakan jadwal tidur harian secara rutin
  • Ciptakan rutinitas tidur yang menyenangkan dan konsisten
  • Tetapkan lingkungan tidur yang bersahabat
  • Doronglah bayi untuk tidur secara mandiri dan dapat menenangkan diri sendiri

Anak 1-3 Tahun

Jumlah tidur yang dibutuhkan adalah 12-14 jam (tidur siang antara 1.5-3.5 jam). Pada tahap ini, anak semakin jarang tidur di pagi hari. Kabanyakan dapat tidur sepanjang malam dan dengan jadwal tidur yang teratur.

Tips tidur untuk anak usia 1-3 tahun:

  • Pertahankan jadwal tidur harian dan konsisten dengan rutinitas waktu tidur
  • Lingkungan ruang tidur harus sama setiap malam dan sepanjang malam
  • Tetapkan waktu untuk tidur
  • Gunakan objek atau benda yang dapat memberikan kenyamanan pada anak seperti boneka atau mainan lainnya

Anak 3-5 tahun

Jumlah tidur yang dibutuhkan adalah 11-13 jam sehari. Anak biasanya sudah jarang tidur siang pada akhir usia 5 tahun.

Tips tidur untuk anak prasekolah:

  • Pertahankan jadwal tidur yang teratur dan konsisten
  • Lanjutkan rutinitas waktu tidur setiap malam
  • Anak harus ada pada lingkungan tidur setiap malam. Ruangan harus gelap, hening dan sejuk
  • Perhatikan adanya kesulitan bernafas, terjaga di malam hari, masalah tidur kronis, dan masalah perilaku

Anak 5-12 tahun

Jumlah tidur yang dibutuhkan adalah 10-11 jam dalam sehari. Aktivitas anak biasanya meningkat dan mungkin mengganggu tidur. Waspadai adanya masalah tidur yang persisten dan keadaan mengantuk disiang hari.

Tips untuk anak usia sekolah

  • Perkenalkan kebiasaan tidur yang sehat, pencegahan penyakit, dan promosi kesehatan
  • Lanjutkan penekanan mengenai jadwal tidur yang teratur dan konsisten
  • Ruangan tidur harus nyaman, gelap dan tanpa televisi atau komputer
  • Tetapkan waktu tidur bersama anak
  • Perhatikan adanya kesulitan tidur kronis, mendengkur yang keras, kesulitan bernapas, terjaga dimalam hari, dan seringnya mengantuk di pagi hari.

Categories: Kesehatan Anak

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.