Langkah Mudah Atasi  Cegukan pada Bayi

Langkah Mudah Atasi  Cegukan pada Bayi

Pernahkah bayi anda mengalami cegukan? Apa yang anda lakukan jika bayi cegukan?

 

Cegukan pada dasarnya adalah kontraksi tiba-tiba yang tak disengaja pada diafragma. Diafragma adalah sekat yang membatasi antara rongga dada dan rongga perut.  Akibat kontraksi tersebut akan timbul hisapan udara secara mendadak masuk ke dalam paru melewati ruang antara pita suara (glottis), sehingga menyebabkan terjadinya suara hik yang khas. Kontraksi yang tiba-tiba tersebut terjadi akibat adanya rangsangan pada diafragmaseperti makan terlalu cepat, minum air terlalu dingin, makan makanan yang sangat panas atau pedas, tertawa atau batuk terlalu keras.

Cegukan merupakan salah satu hal yang sering terjadi pada bayi. Menurut Lynnette Mazur, profesor dari University of Texas Health Science Center dalam laman babycenter, cegukan pada bayi umum terjadi pada bayi usia di bawah 1 tahun. Pada bayi, penyebab cegukan diakibatkan oleh proses makan, baik ASI, maupun makanan pendamping ASI. Umumnya cegukan pada bayi akan hilang sendiri dan tak berbahaya. Cegukan biasanya akan hilang dengan sendirinya atau hilang saat si kecil tidur.

 

Berikut beberapa kiat yang dapat dilakukan bila bayi Anda cegukan:

  • Bila ia cegukan saat menyusu, coba ubah posisi menyusui dan terus susui sampai cegukan hilang. Ubah posisi bayi hingga tegak sekitar 30-45o.
  • Cek perlekatan bayi menyusu. Posisi menyusui yang benar adalah puting dan areola masuk ke mulut bayi, bayiberada dalam garis lurus dengan lengan bayi, serta perut bayi  berhadapan dengan perut ibu. Perlekatan putting dan areola yang tidak sempurna menyebabkan banyak udara masuk ke dalam perut.
  • Perhatikan, apakah saat menyusu ia dalam keadaan tenang atau justru terlihat begitu semangat yang membuat udara masuk ke perut.
  • Bila bayiminum dari botol, perhatikan apakah botolnya memiliki regulator dan lubang pada dot bayi. Pilihlah botol dengan lubang dot yang lebih kecil agar bayi bisa mengatur ritme menyedot susu sehingga tidak cegukan.
  • Bila cegukan terus terjadi, hentikan dulu kegiatan menyusunya. Sandarkan bayi tegak menghadap Anda dengan kepala di bahu Anda, elus secara perlahan punggungnya dari atas ke bawah, lalu tepuk-tepuk punggungnya dengan lembut, seperti ketika Anda menyendawakannya. Tindakan ini  bisa mendorong udara ke atas dan menghentikan cegukan. Setelah cegukan berhenti, susui dia kembali.
  • Pada bayi yang sudah agak besar, berikan minum air hangat pada bayi sedikit-sedikit. Dapat pula diberikan gula pasir tanpa dicairkan sebanyak satu sendok teh pada bawah lidahnya.
  • Ajak bayi untuk bermain seperti permainan cilukba atau beri ia mainan yang disukai. Mengalihkan perhatan bayi kadang dapat membantu mengatasi cegukan.
  • Jangan melakukan tindakan-tindakan yang justru akan melukai, seperti mengagetkan bayi, menekan ubun-ubun, menekan bola mata, atau menarik lidah
  • Apabila cegukan berlangsung lebih dari satu jam atau menyebabkan bayi rewel hingga tidak mau makan harus diwaspadai dan sebaiknya segera meminta pertolongan dokter untuk memastikan apakah terdapat kelainan yang serius.

Categories: Kesehatan Anak

Comments

comments