[Mitos atau Fakta] Vaksinasi Tidak Berguna

[Mitos atau Fakta] Vaksinasi Tidak Berguna

Kampanye antivaksin telah lama ada dan tak kunjung hilang. Kenyataannya, ada ironi yang mengiringi fenomena ini. Semakin sukses program vaksinasi, maka semakin baik kesehatan masyarakat. Akan tetapi, semakin baiknya kesehatan masyarakat ternyata justru mendorong munculnya golongan-golongan yang menentang vaksin. Hingga muncullah anggapan tidak divaksin pun sehat, maka vaksinasi tidak berguna.

Orang-orang yang mengampanyekan antivaksin ini sering lupa bahwa keadaan sehat tersebut (atas izin Allah) adalah juga hasil dari sehatnya masyarakat karena program vaksinasi. Kelak, jika kampanye antivaksin semakin meluas dikhawatirkan kesehatan masyarakat akan memburuk dan muncul penyakit-penyakit yang sebelumnya bisa dicegah dengan vaksinasi. Fenomena ini akhirnya menjadi lingkaran siklus yang berulang. Hal ini beberapa waktu belakangan terjadi bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di Amerika Serikat, Wales, dan negara lainnya.

Gagal Paham Anti Vaksin (child encyclopedia)

Vaksinasi Tidak Berguna (child encyclopedia)

Vaksinasi adalah program pencegahan tersebarnya penyakit yang bisa menular. Tentu saja, semakin baik kesehatan masyarakat maka semakin kecil risiko terjadinya penyakit pada seseorang. Sekalipun seseorang tidak divaksin, jika dia tidak terpapar sumber penyakit maka dia tidak akan terkena penyakit. Perbedaan penting dari seseorang yang divaksin dan tidak adalah saat penyakit tersebar luas. Orang yang sudah divaksin relatif lebih aman dari penyakit karena tubuhnya sudah dilatih untuk melawan penyakit tersebut. Oleh karena itu, vaksinasi tetap merupakan langkah penting untuk pencegahan terkena penyakit menular.

Berikut ini ilustrasi yang dapat membantu kita memahami fenomena ini.

[Mitos atau Fakta] Vaksinasi Tidak Berguna (kdshives)

[Mitos atau Fakta] Vaksinasi Tidak Berguna (kdshives)


Comments

comments