Vitamin dan Mineral Esensial yang Diperlukan Anak

Vitamin dan Mineral Esensial yang Diperlukan Anak

Tubuh kita memerlukan vitamin dan mineral esensial  agar dapat berfungsi dengan baik. Kebanyakan anak dan dewasa akan memperoleh zat gizi tersebut dari konsumsi makanan sehat.

Berikut ini adalah rangkuman sejumlah vitamin yang dibutuhkan tubuh anak agar dapat menjalani tumbuh kembang yang baik:

Vitamin A

Vitamin ini berperan penting untuk kesehatan mata dan pertumbuhan tulang pada anak. Selain itu, ia juga membantu pertumbuan sel dan jaringan pada tubuh serta membantu sel pertahanan tubuh agar tidak mudah di serang oleh infeksi.

Sejak berusia 4 tahun, seorang anak sebaiknya mengkonsumsi vitamin A sebanyak 400 mcg per hari.

Vitamin D

Vitamin D  memiliki fungsi penting untuk membantu absorbsi mineral penting seperti kalsium. Vitamin ini juga penting untuk membangun tulang dan gigi yang kuat  pada anak. Vitamin D bekerja seperti hormon dan penting bagi imunitas tubuh, produksi insulin dan pertumbuhan sel.

Anak yang tinggal di daerah yang kurang sinar matahari  seperti Eropa dan daerah subtropis lainnya memiliki kewajiban untuk mendapatkan suplementasi vitamin D yang mencukupi, yaitu 10 mcg sehari.

Vitamin C

Vitamin ini berguna untuk menjaga kesehatan gusi  dan juga membantu pembentukan dan perbaikan sel darah marah, tulang serta jaringan. Selain itu, vitamin C juga menunjang sistem imun sehingga membantu anak untuk terhindar dari serangan flu dan infeksi lainnya.

Anak berusia 4-8 tahun sebaiknya memperoleh vitamin C sebanyak 25 mg per hari.

Kalsium

Kalsium bekerja untuk membangun tulang dan gigi sehat, membantu pengggumpalan darah dan mengoptimalkan fungsi saraf dan otot. Anak yang memilki orang tua yang mengalami intoleransi laktosa  atau anak yang memang sudah terkena intoleransi laktosa  sering tidak mengkonsumsi susu dan produknya sebagai sumber kalsium yang cukup. Pada kondisi ini, anak mungkin memerlukan suplemen kalsium.

Anak usia 5 dan diatasnya sebaiknya memperoleh asupan kalsium sebanyak 700 mg per hari.

(Baca juga: Apa Saja Sumber Kalsium Selain Susu Sapi?)

Zat Besi

Zat besi merupakan komponen penting pembentukan hemoglobin pada sel darah merah. Kekurangan hemoglobin akan menyebabkan anak mengalami anemia zat besi, yang salah satunya ditandai dengan kelelahan dan gangguan emosional.

Namun perlu diingat bahwa zat besi yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan. Jika akhirnya ibu memutuskan untuk memberikan anak suplemen gizi, pastikan bahwa dosisnya tidak melebihi 10 mg per hari.

(Baca juga: Konsumsi Makanan Ini Agar Anak Tidak Terkena Anemia Zat Besi)

Zinc

Zinc adalah jenis mineral yang sangat penting bagi tubuh karena berperan dalam pertumbuhan dan membantun pencernaan serta metabolisme.

Anak berusia empat hingga depalam tahun harus mengkonsumsi sekitar 5 mg zinc per hari.

 


Categories: Kesehatan Anak

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.