Batuk Hingga Tidak Bisa Bicara? Mungkin Ini Penyebabnya!

Batuk Hingga Tidak Bisa Bicara? Mungkin Ini Penyebabnya!

Keluhan batuk merupakan keluhan yang nyaris pernah dialami oleh semua orang. Batuk yang dirasakan terkadang ringan dan bisa sembuh sendiri. Namun adakalanya kita terserang batuk hingga tidak bisa bicara. Nah, apa yang sebenarnya terjadi?

Bisa jadi yang dialami adalah laringitis akut, atau peradangan pada laring. Batuk merupakan pertanda adanya masalah pada saluran napas bagian atas, bisa karena peradangan pada tonsil (amandel), atau faring (tenggorokan). Peradangan ini sendiri bisa terjadi karena proses alergi, adanya benda asing, atau infeksi. Jika peradangan merembet ke saluran napas yang lebih bawah, maka organ laring bisa juga mengalaminya.

Anatomi saluran napas. Infeksi saluran napas atas bisa merembet mengenai laring.

Anatomi saluran napas. Infeksi saluran napas atas bisa merembet mengenai laring.

Laring merupakan organ yang memiliki bagian yang bekerja sebagai kotak suara. Gangguan pada laring salah satunya bisa ditunjukkan dengan “hilangnya suara”. Selain itu, laringitis juga bisa menunjukkan gejala dan tanda seperti berikut ini:  demam, lemas, batuk, pilek, hidung berair, tenggorokan gatal terasa panas, suara parau , nyeri ketika menelan atau berbicara, rasa kering di tenggorokan, batuk kering yang kelamaan disertai dahak kental, gejala sumbatan laring sampai kulit berwarna kebiruan. Pada pemeriksaan jika dilihat di bagian laring akan tampak mukosa laring kemerahan, membengkak, terutama diatas dan bawah pita suara. Biasanya tidak terbatas di laring, dokter juga bisa menemukan tanda peradangan  pada  hidung, sinus paranasal, atau paru.

Jika hal ini yang terjadi, pengobatan bisa kita lakukan dengan usaha berikut ini:

  • Istirahat bicara dan bersuara 2-3 hari
  • Menghirup udara lembab
  • Menghindari iritasi pada laring dan faring (seperti makanan berminyak, minuman dingin)
  • Untuk terapi obat-obatan, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik jika didapatkan dugaan infeksi. Selain itu juga  dapat diberikan kortikosteroid untuk mengatasi pembengkakan.
  • Pada kondisi yang berat dimana ada pembengkakan dan hambatan jalan napas dokter mungkin memutuskan untuk memasang  pipa endotrakea atau membuatkan jalan napas dengan trakeostoma.

Laringitis karena proses alergi atau infeksi virus seringkali dapat sembuh sendiri. Namun untuk infeksi yang disebabkan oleh bakteri, perlu mendapatkan antibiotik yang adekuat agar tidak menyebar menimbulkan infeksi pada organ penting lainnya. Jika dirasakan batuk mulai mengganggu jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter, guna memastikan apakah gangguan kesehatan yang dirasakan bersifat bahaya atau tidak.


Categories: Info Penyakit, Tenggorokan

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.