Cegukan: Kenapa Bisa dan Harus Apa?

Cegukan: Kenapa Bisa dan Harus Apa?

Sebagian besar di antara kita pasti pernah mengalami fenomena ini. Meskipun terlihat remeh, cegukan seringkali mengganggu performa dan aktivitas kita sehari-hari. Fenomena ini dapat terjadi pada semua jenis kelamin dan usia, dari bayi hingga orangtua.

Proses terjadinya cegukan

Cegukan (hiccups) dalam bahasa kedokteran dikenal dengan istilah singultus. Cegukan terjadi ketika diafragma (sekat rongga dada) mengalami kontraksi spastik, sehingga proses pengambilan napas tiba-tiba terhenti dengan tertutupnya pita suara dan kemudian menghasilkan suara yang “khas”.

Penyebab cegukan

Perut yang terlalu penuh merupakan salah satu penyebab terjadinya cegukan. Makan terlalu banyak dalam waktu yang cepat, konsumsi alkohol berlebihan, menelan banyak udara, merokok, perubahan temperatur lambung secara mendadak (misalnya konsumsi es diikuti dengan minuman panas), dan stres emosional dapat menyebabkan perut Anda menjadi penuh dan memperbesar kemungkinan terjadinya cegukan.

Cara mengatasi cegukan

Cegukan umumnya tidak memerlukan penanganan khusus, ia dapat hilang dengan sendirinya. Pada sebagian besar kasus, cegukan hanya berlangsung selama beberapa menit – jam. Bila Anda merasa sangat terganggu, beberapa cara sederhana di bawah ini dapat membantu menghentikan cegukan yang Anda alami:

  • menyesap air es secara perlahan
  • menahan napas beberapa detik
  • menutup hidung sambil menelan ludah
  • menekan diafragma (sekat rongga badan) dengan hati-hati
  • berkumur-kumur dengan air
  • menelan butiran gula pasir
  • mendekap lutut di depan dada
  • berbaring telungkup untuk memberikan tekanan pada dada
  • bernapas di dalam kantong, tanpa memasukkan kepala Anda di dalam kantong tersebut

Kapan Anda perlu berkonsultasi dengan dokter?

Anda perlu waspada bila cegukan yang Anda alami berlangsung lebih dari 48 jam. Hal ini mengindikasikan adanya penyakit lain yang lebih serius dalam tubuh Anda, di antaranya iritasi saraf,  gangguan metabolik, atau gangguan sistem saraf pusat. Dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab cegukan yang Anda alami dan memberikan terapi yang sesuai.

Sumber: WebMD


Categories: Info Penyakit

Comments

comments