Hati- hati Tahi Lalat Berubah Menjadi Kanker Ganas!

Hati- hati Tahi Lalat Berubah Menjadi Kanker Ganas!

Siapa yang tidak ingat Ita Purnamasari atau mungkin Rano Karno? Mereka adalah dua artis lawas yang dikenali dengan tahi lalat yang menghiasi wajahnya. Tahi lalat bagi sebagian orang dapat dianggap sebagai penghias wajah, namun bagi sebagian orang dianggap sebagai pengganggu.  Namun apapun itu, yang jelas setiap orang harus waspada terhadap tahi lalat yang  mengalami perubahan.

Tahi lalat dapat mengalami  pertumbuhan menjadi kanker ganas yang dikenal dengan nama melanoma maligna. Keganasan ini  jarang ditemui pada usia < 18 tahun dan lebih sering ditemui pada rentang usia 20-50 tahun. Melanoma paling sering terjadi pada kulit, namun bisa juga ditemukan pada organ lain, misalnya pada kuku tangan, kuku kaki, atau didalam mata.

Melanoma terjadi karena pertumbuhan yang tidak terkendali dari melanosit, yaitu salah satu jenis sel pada kulit yang bertanggung jawab untuk membentuk pigmen. Melanosit sendiri bisa berasal dari tahi lalat yang sudah ada, atau muncul secara spontan pada kulit tanpa tahi lalat.

Berikut ini adalah tanda perubahan  pada tahi lalat yang harus diwaspadai:

Perubahan Tahi Lalat yang Perlu Diwaspadai

Perubahan Tahi Lalat yang Perlu Diwaspadai

Asimetri            :  salah satu sisi nampak lebih besar atau lebih menjorok
Border               : bagian pinggir dari tahi lalat nampak tidak rata
Color                  : warna tampak tidak homogen, ada yang terlihat gelap, dan ada yang terlihat muda
Diameter           : ukuran diameter tahi lalat lebih dari 6 mm
Evolve               : tahi lalat mengalami pembesaran ukuran, disertai batas yang tidak rata

Jika anda menemukan diatas salah satu tanda diatas, berkonsultasilah dengan dokter. Jika ditemukan kecurigaan perubahan kearah keganasan, dokter akan meminta pemeriksaan biopsi. Contoh jaringan akan diambil dan diperiksa dibawah mikroskop.

Melanoma biasanya berukuran lebih dari ¼ inchi (seukuran penghapus pensil).  Paling sering ditemukan pada bagian wajah (orang tua), dada atau punggung (laki-laki), atau  kaki (wanita). Jika melanoma berukuran dalam, hingga mencapai 1 mm, dokter akan mengecek apakah melanoma telah menyebar melalui pembuluh limfe. Apabila telah menyebar, penyakit ini  dapat bersifat fatal dan mengancam nyawa.

Apabila belum menyebar, melanoma memiliki kemungkinan besar disembuhkan. Dokter akan melakukan operasi pengangkatan pada melanoma dan jaringan sekitarnya. Selanjutnya dokter akan menambahkan terapi penyerta seperti kemoterapi, radiasi dan obat-obatan yang dapat meningkatkan imunitas tubuh.


Categories: Info Penyakit

Comments

comments