Kenali 10 Tanda Bahaya Nyeri Kepala

Kenali 10 Tanda Bahaya Nyeri Kepala

Nyeri kepala sering kali adalah suatu keadaan yang bersifat ringan dan merupakan bagian dari gejala penyakit lain seperti flu. Namun nyeri kepala juga bisa merupakan gejala dari suatu penyakit yang berbahaya seperti kanker otak, aneurisma, stroke, atau meningitis.

Nyeri kepala yang merupakan bagian dari suatu kondisi yang berat seringkali disertai oleh gejala penyerta lain. Yuk kenali gejala-gejala tersebut!

  1. Serangan nyeri kepala mendadak, seperti tersambar petir

Serangan nyeri yang sangat mendadak dan nyeri, bisa diibaratkan seperti tersambar petir atau dipukul dengan papan. Hal ini merupakan ciri dari terjadinya pembuluh darah yang pecah di otak, seperti pada kasus stroke perdarahan atau pecahnya aneurisma (pelebaran)  pembuluh darah. Jika dibiarkan, penderitanya biasanya jatuh dalam keadaan tidak sadar dan berada dalam kondisi yang mengancam nyawa.

  1. Nyeri kepala disertai dengan demam dan kaku pada leher

Jika ditemukan kedua hal ini kita harus waspada nyeri kepala yang terjadi adalah bagian dari meningitis atau radang selaput otak dan saraf pusat. Jika ditemukan kejang dan penderita menjadi tidak sadarkan diri, jangan ragu untuk segera membawa penderita ke ruang gawat darurat.

  1. Nyeri kepala disertai rasa kesemutan, bicara cadel atau kelemahan anggota tubuh

Ketiganya adalah penanda bisa jadi nyeri yang dirasakan berupakan bagian dari serangan stroke. Stroke yang dikarenakan oleh sumbatan, seringkali berlangsung secara perlahan dan tidak menimbulkan penurunan kesadaran. Adanya rasa kesemutan, kelemahan anggota tubuh, atau pasien yang menjadi berbicara cadel atau senyum yang tidak simetris merupakan tanda yang menyebabkan kita harus waspada.

  1. Nyeri kepala yang berlangsung lama (> 15 hari dalam 1 bulan)

Jika nyeri kepala berlangsung lebih dari dua minggu, maka diperlukan pemeriksaan yang cermat untuk mencari tahu penyebabnya. Hal ini bisa disebabkan oleh nyeri kepala biasa yang berlanjut menjadi proses kronik atau suatu tanda dari adanya pertumbuhan tumor. Nyeri kepala pada tumor biasanya berlangsung lama (bisa sampai dengan 3 bulan), dan tidak membaik dengan pemberian obat penghilang nyeri.

  1. Nyeri kepala yang berlangsung lama dan disertai oleh penglihatan dobel dan muntah yang tidak bisa tertahankan

Adanya gangguan perlnglihatan dobel ini bisa terjadi karena adanya peningkatan tekanan di dalam kepala (intrakranial). Peningkatan tekanan ini dapat disebabkan oleh adanya pertumbuhan tumor atau adanya bekuan darah di dalam kepala.

  1. Nyeri kepala yang baru terjadi pada usia > 50 tahun

Nyeri kepala pada usia tua meningkatkan risiko kemungkinan masalah kesehatan yang sudah disebutkan diatas, yaitu baik stroke maupun tumor.

  1. Ada riwayat benturan pada kepala dalam 3 bulan

Hal ini jarang terjadi, namun dapat ditemui dalam praktik dokter sehari-hari. Benturan kepala yang menyebabkan perdarahan pada lapisan pelindung otak (subdural hematom) dapat menunjukkan gejala penekanan yang jauh terjadi setelah benturan pertama terjadi. Jika ditemui nyeri kepala, serta terlebih diikuti penurunan kesadaran dengan riwayat benturan, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri.

  1. Nyeri kepala disertai mata merah atau nyeri pada mata, terkadang diikuti perasaan melihat pelangi

Jika ditemukan ketiga gejala ini bersamaan dengan nyeri kepala yang dirasakan, bisa jadi ini adalah pertanda dari peningkatan tekanan didalam mata yang dikenal dengan istilah glaukoma. Serangan glaukoma yang berlangsung akut (tiba-tiba) merupakan salah satu kegawatan di bidang mata. Jangan ragu untuk segera memeriksakan ke dokter mata kepercayaan anda apabila ditemui gejala-gejala tersebut.

  1. Anda memilki gangguan imunitas (HIV, dalam pengobatan dengan steroid, atau obat penekan imunitas lainnya)

Pasien dengan gangguan imunitas memilki risiko lebih tinggi untuk terkena meningitis yang disebabkan oleh parasit toxoplasma ataupun oleh bakteri tuberculosis. Apabila ditemukan nyeri kepala disertai dengan demam pada seseorang yang mengalami gangguan imunitas segeralah menemui dokter kepercayaan untuk meyakinkan ada atau tidaknya kondisi ini.

  1. Anda memilki sakit kanker yang mungkin menyebar ke bagian tubuh lain

Kanker dapat mengalami penyebaran, baik melalui pembuluh limfe atau pembuluh darah yang dikenal dengan istilah metastasis. Nyeri kepala yang berlangsung terus menerus, dan tidak membaik dengan pemberian obat antinyeri sebaiknya menjadikan anda lebih waspada terhadap kemungkinan metastasis kanker ke otak.


Categories: Info Penyakit

Comments

comments