Makanan untuk Asam Urat, Apa Saja yang Harus Dihindari?

Makanan untuk Asam Urat, Apa Saja yang Harus Dihindari?

Seperti telah dijelaskan dalam artikel sebelumnya, artritis gout terjadi akibat kadar asam urat dalam darah tinggi, yang menyebabkan terbentuknya kristal dan terakumulasi di sekitar sendi. Asam urat diproduksi saat proses penghancuran purin. Purin terjadi secara alamiah dalam tubuh, namun juga didapatkan dari konsumsi makanan tertentu. Sehingga, diet makanan yang mengandung purin tinggi merupakan cara yang sangat penting untuk membantu mengontrol produksi dan eliminasi asam urat, di samping konsumsi obat. Namun, perlu kita ingat bahwa diet bukanlah terapi utama untuk gout, akan tetapi diet dapat mencegah serangan atau mengurangi derajat keparahannya.

Apa saja makanan dengan kadar purin tinggi yang harus dihindari pada penyakit gout?

Untuk mempermudah, berikut ini akan kita bagi makanan menjadi 3 golongan umum, yaitu 1) makanan tinggi purin yang harus benar-benar dihindari, 2) makanan yang mengandung purin kadar sedang dengan konsumsi yang sebaiknya dibatasi, dan 3) makanan dengan kadar purin rendah yang cenderung aman untuk dikonsumsi.

  1. Makanan tinggi purin yang harus dihindari, meliputi:
  • Otak
  • Hati
  • Jantung
  • Ginjal
  • Jeroan
  • Ekstrak daging/kaldu
  • Daging unggas, seperti bebek
  • Ikan sardin
  • Makarel
  • Remis
  • Kerang
  1. Makanan dengan Kandungan Purin Sedang (9-100 mg purin/ 100 gr bahan makanan)

Makanan ini sebaiknya dibatasi, yaitu maksimal 50-75 gr atau 1-1 ½ potong  untuk daging &unggas  serta maksimal 1 mangkok (100 gr) sayuran sehari, meliputii:

  • Daging sapi
  • Ayam
  • Udang
  • Kacang kering
  • Kacang hasil olah, seperti tahu dan tempe
  • Asparagus
  • Bayam
  • Daun singkong
  • Kangkung
  • Daun
  • Biji melinjo.
  • maksimal 50-75 gr (1-1 ½ ptg) ikan, kecuali ikan-ikanan yang ada dalam kategori purin tinggi
  1. Makanan dengan Kandungan Purin Rendah, dapat dimakan setiap hari:
  • Nasi
  • Ubi
  • Singkong
  • Jagung
  • Roti
  • Mie
  • Bihun
  • Tepung beras
  • Cake , kue tart
  • Puding
  • Susu,
  • Keju,
  • Telur;
  • Minyak;
  • Gula;
  • Keju kering,
  • Sayuran dan buah-buahan (kecuali sayuran yang ada dalam kategori purin sedang)

Selain diet untuk makanan di atas, minum banyak air, utamanya air putih dapat membantu menghilangkan asam urat dari dalam tubuh. Minumlah air putih sebanyak 8 sampai 16 gelas per hari, satu gelas adalah sekitar 200 mililiter.

Batasi atau hindari makanan berpemanis sirup jagung tinggi fruktosa. Fruktosa merupakan satu-satunya karbohidrat yang dapat meningkatkan asam urat. Sebisa mungkin hindari minuman yang mengandung pemanis tinggi fruktosa, seperti soft drink atau minuman jus. Jus yang 100 persen berasal dari jus buah tidak menstimulasi produksi asam urat.

Baca juga:

Bagaimana Tahapan Nyeri Sendi Akibat Asam Urat?

Mengenal Obat-Obat Asam Urat


Comments

comments