7 Alasan Anda Harus Kurangi Makanan yang Digoreng

7 Alasan Anda Harus Kurangi Makanan yang Digoreng

Sehatmagz – Makanan yang digoreng tentunya sangat nikmat dan menggugah selera. Namun makanan yang nikmat tersebut belum tentu sehat, sebab ada sejumlah bahaya yang mengintai bila kita mengonsumsinya secara berlebihan.

Berikut 7 alasan mengapa kita harus mengurangi konsumsi makanan yang digoreng:

  1. Bisa memicu diabetes

Makanan yang digoreng berpotensi memicu diabetes dibanding gula. Alasannya,makanan yang digoreng mengandung lemak tinggi.lemak lebih berpotensi memicu diabetes ketimbang gula.

  1. Dapat memicu penyakit jantung

Makanan yang digoreng memiliki tingkat kolesterol yang tinggi.mengonsumsi makanan digoreng secara berlebihan terus-menerus sama saja seperti menimbun kolesterol. Cepat atau lambat hal itu akan menimbulkan masalah bagi jantung.

  1. Bikin gemuk

Ingin langsing? Maka anda harus kurangi makanan yang digoreng.

Sebuah penelitian di Spanyol menemukan kaitan antara makanan yang digoreng dan kegemukan. Penelitian itu menyebutkan kalau makanan digoreng memiliki kalori lebih besar.

Sebagai perbandingan, dada ayam yang dimasak dengan cara dipanggang memiliki kalori sekitar 105. Sedangkan dada ayam yang digoreng memiliki kalori lebih dari 320.

  1. Memancing batuk

Makanan berminyak, termasuk makanan yang digoreng, bisa memicu batuk. Alasannya adalah penumpukan senyawa akrelein yang berasal dari minyak.

Senyawa ini memicu alergen yang mengganggu saluran tenggorokan dan pernafasan hingga menyebabkan batuk.

  1. Kurangnya nutrisi makanan yang digoreng

Apa pun bahan makanannya, nutrisinya pasti berkurang jika digoreng. Bahkan, beberapa nutrisi bisa berubah bentuk jadi zat karsinogen.

  1. Meracuni tubuh

Makanan yang digoreng tak bisa diolah dengan sempurna oleh tubuh.makanan tersebut menyisakan ‘jejak’ di ginjal, hati, prostat, dan usus besar.

Jika kebiasaan makan gorengan tak dikontrol dalam waktu lama, sama saja dengan meracuni tubuh.

  1. Dikhawatirkan mengandung zat kimia

Jika anda penikmat makanan cepat saji seperti ayam goreng, ketahuilah bahwa ada kemungkinan ayam tersebut diberi hormon pertumbuhan.

Hormon tersebut akan tercampur dan terakumulasi di minyak yang dipakai untuk menggoreng, seperti dikutip dari health.kompas.com. Ketahui juga kalau sebuah restoran cepat saji tak akan mengganti minyak tiap kali menggoreng.

Paparan zat kimia dari hormon pertumbuhan tersebut memicu berbagai masalah kesehatan seperti terganggunya kesuburan hingga kanker


Categories: Berita Kesehatan, Gizi

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.