Makanan  Sehat untuk Nyeri Lutut

Nyeri lutut merupakan masalah yang sering dialami seiring dengan bertambahnya usia. Kondisi ini muncul bisa disebabkan oleh berbagai sebab, salah satunya  karena osteoarthritis, yaitu proses peradangan sendi  akibat proses degeneratif.  Penyebab lainnya antara lain adalah proses autoimun (artritis reumathoid) atau karena penumpukan kristal urat di dalam ruang sendi (artritis gout). Diperlukan pemeriksaan lengkap  guna memastikan penyebab dari nyeri lutut.  Guna melengkapi  terapi dari dokter, penderita nyeri lutut juga dapat mengkonsumsi beberapa jenis makanan yang dapat membantu meringankan nyeri yang dirasakan. Berikut ini daftarnya:

soya1) Kedelai

Penelitian oleh Oklahoma State University menunjukkan bahwa responden mengalami penurunan rasa nyeri dan kekakuan setelah mengkonsumsi kedelai selama 3 bulan. Dalam penelitian, responden mengkonsumsi bubuk kedelai dengan kandungan 40 gram protein setiap hari. Manfaat yang sama dapat diperoleh dari produk olahan  kedelai berupa susu kedelai, edamame, ataupun tempe dan tahu. Kedelai kaya akan isoflavon, hormon yang berperan dalam memiliki efek antiperadangan.

 

fruits collage2) Buah Kaya Vitamin C

Dalam sebuah penelitian pada 293 orang Australia, mememakan makanan yang kaya akan Vitamin C akan menurunkan potensi berkembangnya lesi pada sumsum tulang (suatu penanda osteoarthritis yang mengalami perburukan). Buah dengan kandungan Vitamin C merupakan yang paling disarankan, antara lain kiwi, jeruk,  strawberry mangga, anggur, dan pepaya. Vitamin C merupakan komponen penting pembentukan kolagen yang menyusun tulang rawan. Selain itu, Vitamin C juga merupakan  antioksidan yang membantu memperlambat proses destruksi tulang rawan.

3) Ikan

ikanDalam kasus athritis reumathoid, sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ikan dapat menurunkan kekakuan pada sendi lutut. Kandungan asam lemak Omega 3 yang ditemukan pada ikan tidak hanya memblok bahan kimia yang menyebabkan peradangan, namun juga menghambat protein yang dapat merusak tulang rawan lutut. Dr. Artemis Simopolous dari Nutrilite Institute USA menyarankan penderita untuk mengkonsumsi dua porsi ikan ( contoh: tenggiri/ salmon) tiap minggu. Manfaat yang sama juga dapat diperoleh dengan mengkonsumsi minyak ikan yang mengandung omega 3 sebanyak  1 gram setiap hari.

condroitin

4) Suplemen

Studi GAIT (Glucosamine and Chondroitin Arthritis Intervention Trial) 2010 merupakan studi yang meneliti keefektifan dan efek samping glucosamine dan chondroitin (dua bahan yang paling sering ditemukan pada suplemen untuk nyeri lutut). Studi ini menyimpulkan bahwa konsumsi kedua suplemen tersebut tidak memberikan efek berbeda pada kasus nyeri ringan atau sedang, namun cukup membantu pada  kasus nyeri lutut berat.

 

 


Categories: Gizi, Penyakit Dalam, Usia Tua

Comments

comments