Tips Turun Berat Badan 10 kg dengan Aman

Tips Turun Berat Badan 10 kg dengan Aman

Apabila kita memasukkan kata pencarian “turun berat badan” maka kita akan menemukan banyak sekali tips dan produk yang ditawarkan. Diantaranya menawarkan hasil yang fantastis dalam waktu yang singkat, misalnya saja turun 10 kg dalam seminggu, atau turun 20 kg dalam sebulan.

Tawaran-tawaran ini seringkali mengundang tanda tanya, apakah benar akan jadi kenyataan? Amankah bagi kesehatan? Benarkah kita dapat menurunkan berat badan sebanyak itu?

Kenyataannya, menurunkan berat badan 10 kg atau bahkan lebih merupakan hal yang mungkin, asal kita menggunakan strategi yang benar. Salah satu strategi tepat yang harus dilakukan adalah strategi perhitungan kalori. Pendekatan ini mungkin akan lebih lama daripada diet-diet ajaib yang ditawarkan, namun pendekatan ini terbukti aman bagi kesehatan, lebih rasional, dan akan menjaga anda terus memiliki kebiasaan baik untuk seterusnya.

Misalnya saja, menghilangkan 500 kalori setiap hari dapat membantu mengurangi ½ kg setiap minggunya. Atau artinya dalam 1 bulan  anda akan mengurangi 2 kg. Dengan melakukan strategi ini saja, anda bisa menghilangakn 10 kg dalam 5 bulan. Jika ditambah dengan olahraga, tentu jumlah penurunan berat badan juga akan bertambah dan lebih cepat.

Sebagai catatan, batas aman pengurangan berat badan adalah 1 kg/minggu, atau sekitar 1% berat tubuh jika berat anda lebih dari 100 kg. Selain itu yang perlu diingat juga, agar tubuh tidak kekurangan gizi dan kelaparan, sebaiknya anda tidak mengkonsumsi makanan kurang dari 1200 kalori setiap harinya.

Berikut ini adalah langkah-langkah kecil yang HARUS dilakukan untuk mencapai berat badan idaman:

  1. Mencatat pangkal sukses

Menghitung kalori akan jauh lebih mudah jika anda mencatat apa yang anda makan, termasuk ukuran penyediaan dan juga beberapa detail seperti saus atau tambahan apa yang digunakan. Gail Curtis, assisten Professor dari Wake Forest University Health Science menyebutkan bahwa kebiasaan berolahraga dan mencatat kalori yang masuk memiliki pengaruh yang besar terhadap keberhasilan diet jangka panjang. Dengan mencatat kita bisa mengidentifikasi  makanan mana kita dapat memotong kalori atau mengganti makanan tinggi kalori dengan makanan rendah kalori.

  1. Strategi Pengaturan Makanan

Penelitian pada 811 responden overweight  membuktikan bahwa apapun dietnya (baik itu diet rendah lemak, diet tinggi protein atau kombinasinya), faktor terpenting yang menyebabkan penurunan berat badan tetaplah jumlah kalori. Apabila seseorang memotong jumlah kalori yang dikonsumsi, makan akan didapatkan penurunan berat badan.

Pengurangan kalori  salah satunya dapat dilakukan dengan mengganti makanan tinggi kalori dengan makanan rendah kalori yang mengandung banyak air, seperti sayur dan buah-buahan. Penelitian pada 97 wanita obese yang menjalani diet  rendah lemak dengan yang mengkonsumsi diet rendah lemak ditambah dengan  buah dan sayuran menunjukkan bahwa yang mengkonsumsi buah dan sayuran bisa menurunkan berat badan 2.5 kg lebih banyak.

  1. Tidak minum minuman manis

Mulai sekarang, tahanlah diri anda untuk memesan segelas es teh manis setiap kali makan di luar. Hindarilah semua minuman manis baik itu teh manis, soda,  jus buah dengan gula, susu dengan perisa, atau kopi manis. Minumlah air putih, susu rendah lemak, dan jus bebas gula atau minuman bebas gula lainnya.

Penelitian pada 810 dewasa dalam 18 bulan, responden yang mengurangi minuman manis mengalami penurunan berat badan yang lebih cepat daripada yang hanya mengurangi kalori dari makanan. Jika kita makan, tubuh dapat mengenali sensasi kenyang, sementara jika kita kelebihan kalori lewat minuman, kita tidak merasakan sensasi kenyang.

  1. Aktivitas Fisik

Usahakan anda untuk bisa aktif secara fisik selama 30 menit setiap harinya. Jalan cepat 30 menit akan membantu menurunkan 100-200 kalori. Jika anda bisa menurunkan 200 kalori lewat olahraga, untuk mencapai target  memotong 500 kalori per hari, cukup memotong 300 kalori lewat makanan.

Dengan cara-cara ini, anda bisa menurunkan berat badan sebanyak 10kg selama 4 bulan, atau bahkan lebih cepat lagi.

Sumber: everydayhealth.com


Categories: Diet, Gizi

Comments

comments