Mata Merah, Perlukah Tetes Mata Antibiotik?

Mata Merah, Perlukah Tetes Mata Antibiotik?

Tentunya banyak sekali orang yang mengalami mata merah dengan bebasnya membeli obat tetes mata di warung atau apotek terdekat. Dan taukah anda bahwa hampir sebagian besar obat tetes mata yang digunakan adalah obat yang mengandung antibiotika? Apakah perlu penggunaan tetes mata antibiotika pada kasus mata merah? Mari kita bahas di sini.

Apakah  yang dimaksud dengan mata merah?

Mata merah adalah kondisi dimana bagian mata yang berwarna putih menjadi lebih merah. Mata merah yang sering menyerang sebagian besar orang adalah bentuk peradangan pada konjungtiva mata yaitu bagian selaput mata putih kita, biasa disebut dengan konjungtivitis. Peradangan ini disebabkan oleh mata kering, benda asing, alergi, infeksi virus, jamur, dan bakteri. Sebagian besar kasus yang terjadi pada mata merah adalah akibat infeksi virus.

Konjungtivitis yang disebabkan oleh virus pada umumnya cepat sekali menyebar dan menularkan ke orang banyak. Penularan bisa dari kontak langsung, penggunaan bersama handuk, sarung bantal, atau kosmetik. Konjungtivitis virus ini sering disertai dengan keluhan lain seperti mata berair serta berat, dan juga sering bersamaan dengan sakit flu, karena virus penyebabnya yang sama. Nah, mata merah pada konjuntivitis virus ini tidak perlu penggunaan tetes mata antibiotika, cukup dengan kompres hangat dan gunakan tetes mata yang berisi artificial tear, cairan steril yang sesuai dengan cairan normal mata.

Penyebab lain dari konjungtivitis yang cukup sering adalah infeksi bakteri. Pada umumnya, konjungtivitis bakteri ini ditandai dengan mata merah yang terjadi lebih lama dibandingkan infeksi virus dan disertai dengan keluhan tambahan berupa belekan, kelopak mata bengkak dan nyeri. Penanganan pada konjungtivitis bakteri inilah yang membutuhkan tetes mata antibiotik, tetapi penggunaannya tidak boleh sembarangan, sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anda.

Sementara penyebab lain mata merah misalnya iritasi dan alergi, juga tidak membutuhkan tetes mata antibiotik. Oleh karena itu, pastikan anda tidak sembarangan membeli obat di apotek.  Tetes mata yang boleh dibeli bebas hanyalah tetes mata yang berfungsi sebagai artificial tear (air mata buatan) seperti yang sudah disebutkan diatas.

Apakah akibat buruk dari penggunaan tetes mata antibiotik ini?

Tetes mata antibiotika ini tidak boleh sembarangan digunakan tanpa petunjuk dari dokter, karena pemakaian tetes mata antibiotika ini bisa menimbulkan reaksi alergi,sepertirasa pedih, gatal, dan merah-merah pada konjungtiva. Bahkan penggunaan jangka panjang tanpa aturanyang benar dapat berakibat buruk terhadap mata, seperti dapat menimbulkan penipisan lapisan kornea mata dan lama-lama bisa terjadi kebocoran kornea mata dan terjadi penurunan daya penglihatan.

Waspadalah, jika anda mengalami mata merah disertai dengan gangguan penglihatan, segeralah pergi ke dokter mata anda!

Apabila mata merah disertai dengan gangguan penglihatan, seperti silau, nyeri hebat saat melihat, atau penurunan daya melihat, berarti peradangan terjadi pada organ mata vital seperti kornea, iris, dan bagian tengah mata lainnya. Kondisi seperti ini lebih serius dan harus segera ditangani oleh dokter spesialis mata untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang lebih lengkap.


Categories: Kesehatan Mata

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.