3 Fakta Penting Tentang Kanker Payudara Yang Harus Diketahui Para Wanita

3 Fakta Penting Tentang Kanker Payudara Yang Harus Diketahui Para Wanita

Mendengar kata “kanker payudara” seringkali membuat kita terbayang kondisi yang mengancam nyawa. Bisa jadi kita teringat dengan teman atau kerabat yang mengalaminya. Baru-baru ini kita juga dikagetkan dengan kematian penyanyi dangdut Iceu Wong akibat kanker payudara di usianya yang  baru 30 tahun. Belum lagi kisah Angelina Jolie yang memutuskan untuk mengangkat kedua payudaranya karena diketahui memiliki gen pemicu kanker. Kesemua berita ini semakin menegaskan pentingnya seorang wanita mengetahui hal-hal penting terkait kanker yang satu ini. Nah, hal penting apa saja yang harus kita ketahui?

Kanker Payudara Seringkali Tidak Menunjukkan Tanda atau Gejala Apapun

Gejala paling umum  dari kanker payudara adalah benjolan yang tidak nyeri. Namun gejala lain seperti bengkak, iritasi kulit, nyeri pada puting atau payudara, puting yang tertarik ke dalam, kemerahan pada payudara, atau keluarnya cairan yang tidak biasanya juga bisa ditemukan.

Kesadaran tentang bentuk dan struktur payudara yang normal diperlukan untuk membedakan bentuk dan gejala yang normal dan tidak. Kebiasaan untuk melakukan sadari ditujukan agar kita terbiasa dengan bentuk serta struktur payudara kita. Jika ada sesuatu yang anda anggap tidak biasa atau tidak normal tidak perlu ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kepercayaan anda.

Baca juga: SADARI, Deteksi Dini Kanker Payudara

Karena seringkali tidak menunjukkan gejala, penapisan kanker payudara dengan melakukan mamografi disarankan. Pemeriksaan ini sebaiknya dilakukan oleh wanita yang berusia 40 tahun keatas.

Kebanyakan  Wanita yang Terkena Kanker Payudara Tidak Memiliki Riwayat Keluarga

Lebih dari 85% wanita yang terkena kanker payudara tidak memiliki riwayat keluarga yang memiliki kanker sebelumnya.

Alyson Jacobson MD, seorang ahli kanker payudara dari Illonis menyatakan bahwa memang benar memiliki riwayat keluarga akan meningkatkan risiko kanker payudara seseorang, namun tidak memiliki riwayat keluarga bukan berarti menyebabkan anda terbebas dari risiko kanker payudara. Semua wanita yang masih memiliki organ payudara memiliki risiko terkena kanker payudara sebanyak 12% di sepanjang hidupnya.

Angka ini cukup besar untuk sebuah risiko kanker dan perlu diketahui oleh para wanita. Seringkali ada wanita yang menemukan benjolan pada payudaranya, namun tidak mengganggapnya sebagai sesuatu yang penting karena merasa tidak memiliki riwayat keluarga.

Ada Sesuatu Yang Bisa Kita Lakukan Untuk Mencegah Kanker Payudara

Faktor risiko terbesar seorang wanita mengalami kanker payudara adalah menjadi seorang wanita dan penuaan. Kedua hal ini merupakan hal yang tidak bisa diubah. Sama halnya jika kita memiliki risiko kanker payudara dari riwayat keluarga, hal tersebut tentu tidak bisa dihindari.

Meskipun begitu, Jacobson menyebutkan bahwa gaya hidup sehat adalah benteng pertahanan terbaik yang bisa dilakukan oleh seorang wanita. Meskipun kita tidak bisa mengubah susunan genetik, ataupun memperlambat penuaan, masih ada hal yang bisa kita lakukan untuk mencegahnya.

Hal ini bisa dicapai  dengan konsumsi makananan tinggi buah-buahan yang banyak mengandung antioksidan dan nutrisi yang bisa melawan sel kanker, berolahraga secara rutin, menjaga berat badan normal dan membatasi konsumsi alkohol.

Jacobson menegaskan bahwa tidak ada satu obat, atau pil yang mujarab untuk mencegah kanker, namun ada sejumlah faktor risiko yang bisa anda kontrol. Misalnya saja faktor risiko  kelebihan berat badan serta paparan zat karsinogenik.

 


Categories: Kesehatan Wanita

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.