Apa yang Terjadi Saat Premenstrual Syndrome (PMS)?

Apa yang Terjadi Saat Premenstrual Syndrome (PMS)?

Premenstrual Syndrome (PMS) adalah sekumpulan gejala fisik dan psikis yang dirasakan sebelum seorang wanita mendapatkan menstruasinya. Kemunculan gejala bisa terjadi sejak 7 hari hingga 10 hari sebelum menstruasi terjadi dan bisa terus dirasakan hingga beberapa hari setelah menstruasi terjadi.

Sekitar 85% wanita usia subur mengalami gejala PMS dalam derajat yang berbeda-beda. Gejala yang ditemukan dapat berupa:

Jerawat

Munculnya satu atau dua jerawat secara tiba-tiba bisa menjadi  pertanda bahwa anda sebentar lagi akan mendapatkan menstruasi. Perubahan homon menyebbakan kelenjar sebasea pada kulit memproduksi sebum lebih banyak. Akibatnya, pori-pori menjadi lebih mudah tersumbat  sehingga menyebabkan terbentuknya jerawat.

Nyeri

Nyeri merupakan salah satu gejala PMS yang ditemukan. Nyeri dapat terjadi pada: kepala, payudara, punggung,  dan persendian.

Ngidam

Tiba-tiba menginginkan memakan sesuatu merupakan salah satu tanda PMS yang bisa terjadi. Bisaanya yang diidamkan adalah makan sesuatu yang manis seperti coklat, atau sesuatu yang gurih dan asin seperti pizza.  Sementara pada wanita lain akan kehilangan selera makan atau merasa tidak nyaman dengan pencernaanya.

Gangguan pencernaan

Salah satu gangguan pencernaan yang dapat terjadi adalah keluhan perut kembung dan kesulitan buang air besar.

Mood Swing

Pada banyak wanita, problem utama dari PMS adalah perubahan yang cepat pada mood. Seorang wanita manjadi mudah tersinggung, mudah marah, serta merasa sedih tanpa alasan yang jelas. Ada juga wanita yang melaporkan masalah memori dan konsentrasi pada saat ini.

Jika  keluhan mood swing sudah menimbulkan masalah dengan pekerjaan, hubungan personal, dan aktivitas fisik lainnya, bisa jadi yang terjadia dalah PMDD (Premenstrual Dysphoric Disorder) dan bukan PMS lagi.

Baca selanjutnya: Bete dan Sedih Setiap Kali Akan Haidh? Bisa Jadi Anda Terkena PMDD, PMS yang Lebih Parah

Selain itu PMS juga dilaporkan dapat memperburuk masalah sekehatan yang sebelumnya sudah dimiliki oleh seseorang. Problem kesehatan yang bisa dipicu antara lain adalah asma, kejang, migraine, depresi dan gangguan cemas.

Keluhan-keluhan ini dianggap sebagai PMS jika terjadi 5 hari sebelum mens, dan berlangsung maksimal hingga hari ke 4 menstruasi. Selain itu gejalanya juga harus terulang dalam 3 kali siklus menstruasi.

Penyebab PMS tidaklah  jelas. Hal ini baik ditimbulkan oleh  penurunan jumlah hormon yang mendadak, juga bisa terjadi karena adanya perubahan sekresi serotonin. Kekurangan beberapa jenis  vitamin dan mineral juga diduga ikut memicu munculnya PMS. Sejumlah makanan  dan minuman seperti alkohol, kafein dan makanan yang asin juga ditengarai menimbulkan PMS.


Categories: Kesehatan Wanita

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.