Nyeri Pada Payudara, Apa Saja Sebabnya?

Nyeri Pada Payudara, Apa Saja Sebabnya?

Apakah anda pernah merasakan sensasi nyeri pada payudara anda? Terkadang rasanya seperti ditusuk-tusuk, dan dilain kesempatan rasanya seperti baru saja tersenggol benda  tumpul.

Nyeri payudara pernah dialami oleh 70% wanita selama hidupnya, dan sekitar 10-20% akan mengalami nyeri yang hebat. Keluhan ini paling umum dirasakan pada usia 30-50 tahun.

Dalam kedokteran, nyeri pada payudara dikenal dengan istilah mastalgia. Nyeri pada payudara pada dasarnya dapat dibagi dua, yaitu yang berhubungan dengan siklus menstruasi dan yang terjadi diluar pengaruh siklus mensruasi.

Pada saat menjelang haidh, akan terjadi peningkatan hormon estrogen. Hormon ini akan menyebabkan tertahannya cairan di dalam jaringan payudara. Oleh karena itu, payudara menjadi kencang dan sensitif pada sentuhan.

Untuk meredakan nyeri yang dirasakan, seorang wanita biasa mencoba dua cara, baik itu dengan  mandi air panas, atau malah menempelkan ice pack.  Sensasi panas dan dingin tersebut akan mengecoh sensasi nyeri yang sedang dirasakan. Pilihalah yang paling cocok bagi diri anda. Selama haidh,  Dr. Benjamin Norris dari Silkwood Medical menyarankan para wanita  untuk banyak mengkonsumsi air putih dan menghindari kafein yang dapat menaikkan jumlah cairan yang tertahan dalam jaringan payudara.

Nyeri payudara yang terjadi diluar dengan siklus mens dapat terjadi karena sebab berikut ini:

  1. Fibroadenoma (FAM)

FAM ditandai dengan ditemukannya benjolan kenyal dan halus pada payudara. Pemeriksaan USG dan biopsi akan memastikan apakah benjolan itu bersifat jinak atau ganas. FAM bersifat jinak dan dapat diambil melalui prosedur operasi.  Kebanyakan FAM ditemukan pada wanita kurang dari 30 tahun.

  1. Kista  Payudara (Benign Fibrocystic DIsease)

Kista yang ditemukan pada payudara juga biasanya bersifat jinak.  Kista dapat ditemukan dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri. Bedanya dengan FAM, kista terasa lebih kenyal, dan teraba ada cairan didalamnya.  Wanita dengan kista memiliki payudara yang sangat sensitif selama siklus menstruasi.

  1. Mastitis

Mastitis artinya adalah proses inflamasi atau peradangan pada payudara. Hal ini umum terjadi pada saat menyusui. Namun mastitis juga dapat terjadi ketika tidak sedang menyusui. Peradangan yang disebabkan oleh proses infeksi membutuhkan antibiotik segera untuk menanganinya. Mastitis yang tidak ditangani segera dapat menyebabkan abses. Jika telah terbentuk abses, diperlukan prosedur operasi kecil untuk megeluarkan nanah yang sudah terbentuk.

  1. Disertai dengan Cairan dari Puting

Jika ditemukan cairan yang keluar dari puting baik berwarna keruh atau disertai darah, anda harus segera berkonsultasi dengan dokter anda. Kondisi ini bisa meruapakan kondisi yang tidak berbahaya, namun juga dapat mengindikasikan adanya kanker payudara.

Pada prinsipnya, jika anda merasakan keluhan nyeri pada payudara kita harus memastikan bahwa hal tersebut bukan merupakan tanda dari kanker payudara, kemudian anda harus memperhatikan tipe nyerinya, apakah berhubungan dengan siklus menstruasi atau tidak, terakhir kita harus memastikan bahwa nyeri bukan berasal dari struktur lain seperti otot dinding dada atau sendi. Jika hal-hal ini membuat anda bingung, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter anda.


Comments

comments