Rambut Rontok Setelah Melahirkan

Rambut Rontok Setelah Melahirkan

Setelah melahirkan ibu mungkin menyadari banyaknya perubahan dalam tubuhnya. Salah satunya adalah fenomena rambut rontok setelah melahirkan. Suatu hari pada saat keramas atau menyisir rambut mungkin ibu pernah terkejut menemukan sejumput rambut yang lepas. Tidak jarang hal ini membuat ibu merasa khawatir dan  panik.

Sebenarnya, fenomena rambut rontok setelah melahirkan merupakan suatu hal yang normal. Lebih dari separuh ibu post partum akan mengalaminya. Sejumlah hal yang berpengaruh adalah karena pengaruh produksi hormon estrogen yang tinggi. Estrogen akan menyebabkan rambut ibu tumbuh lebih subur.

Selain itu, estrogen menyebabkan rambut ibu akan berada pada siklus dorman, sehingga kehilangan lebih sedikit rambut.  Fase ini disebut dengan fase telogen. Pada akhirnya fase ini akan berakhir dan  rambut  menjadi rontok. Fase selanjutnya ini dikenal dengan nama fase telogen effluvium.  Oleh karena perubahan fase ini terjadi bersamaan dengan berakhirnya kehamilan, ibu mulai menyadari kerontokan rambut beberapa bulan setelah melahirkan.

Kerontokan rambut dan pertumbuhannya kembali mungkin akan sangat terlihat pada area di atas kening. Perubahan kerontokan rambut akan terlihat lebih dramatis apabila sebelumnya saat hamil ibu mengalami pertumbuhan rambut yang banyak.

Bagaimana menangani rambut rontok setelah melahirkan?

Hal pertama yang sebaiknya dilakukan oleh ibu adalah ibu bersikap tenang  karena sebenarnya hal  ini merupakan hal yang normal. Langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi kekhawatiran ibu pasca melahirkan antara lain adalah:

  1. Mengganti potongan rambut

Ibu bisa meminta hair stylist di salon untuk  memberikan highlight atau jenis potongan lainnya untuk memberikan kesan bervolume pada rambut yang menipis. Dengan memotong rambut juga akan memudahkan ibu dalam mengatur rambut, berkeramas, serta menghindari belitan rambut pada bayi.

  1. Gunakan sampo dan kondisioner yang tepat

Pilihlah sampo dan kondisioner yang memiliki fungsi untuk meningkatkan volume rambut dan bermanfaat untuk  mencegah kerontokan rambut.

  1. Siapkan perangkat pembantu

Siapkan benda-benda yang bisa membantu ibu merasa lebih ringan menghadapi rambut yang rontok. Misalnya menggunakan sisir bergigi jarang guna menghindari rambut yang rontok pada saat menyisir.

Agar tidak terlalu mengganggu ibu juga bisa mengikat rambut dengan menggunakan jepitan yang unik dan tidak terlalu mengekang rambut.

Selain itu salah satu yang membuat ibu tambah stress adalah mengurusi rambut yang rontok di lantai. Tidak ada salahnya jika ibu menyiapkan sapu plastik  untuk membersihkan rambut yang rontok

Rambut biasanya akan kembali pada kondisi semula setelah satu tahun. Jika setelah periode tersebut rambut masih terus-terusan rontok, ibu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kulit  kepercayaan ibu, untuk memastikan tidak ada sebab lain sebagai penyebab rontoknya rambut.


Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.