Serba Serbi Stretch Marks

Serba Serbi Stretch Marks

Setelah dikaruniai bayi, banyak hal berubah pada diri seorang wanita. Baik itu kebiasaan sehari-hari maupun perubahan pada tubuh seperti naiknya berat badan dan munculnya stretch mark di kulit. Kenaikan berat badan bisa diatasi dengan diet dan olahraga. Namun untuk stretch marks, sering kali membuat ibu merasa pusing tujuh keliling untuk mengatasinya.

Stretch marks muncul apabila bertambahnya berat badan ibu terjadi lebih cepat dibandingkan dengan kemampuan kulit untuk mengimbanginya. Hal ini menyebabkan robeknya serat elastis yang terletak dibawah kulit.  Stretch marks biasanya muncul pada perut, payudara, paha, pantat dan lengan bagian  atas.

Pada awalnya stretch marks akan terlihat sebagai  tanda berwarna kemerahan dan  keunguan , namun seteleh kehamilan tanda tersebut berubah menjadi warna putih atau abu-abu.

Dr. Mary Lupo, seorang profesor kulit dari Tulane University School of Medicine menjelaskan bahwa  sebaiknya saat hamil seseorang mengalami kenaikan berat badan sebanyak 12,5- 17 kg. Kenaikan berat badan sebaiknya tidak melebihi angka tersebut.  Selain itu kenaikan berat badan sebaiknya terjadi secara perlahan sehingga kulit memliki waktu untuk mengikuti  pertambahan berat badan.

Sekitar 90% dari wanita hamil akan mengalami stretch marks. Jadi jangan merasa sendirian jika anda mengalaminya.  Seseorang yang ibunya memiliki stretch marks lebih mungkin mengalaminya. Orang yang memiiki kulit terang cenderung memiliki stretch marks berwarna merah muda, sementara orang dengan kulit gelap akan memiliki stretch marks yang berwarna lebih terang dari warna kulitnya.

Mungkinkah Mencegah  Stretch Marks?

Mary Lupo menjelaskan bahwa, hampir tidak ada kirim  atau lotion yang bisa mencegah stretch marks. Sehingga jangan mudah percya apabila ada krim atau lotion yang mengklaim  bisa mencegah munculnya stretch marks.

Menjaga kulit tetap lembab dengan menggunakan krim atau lotion merupakan ide yang bagus. Hal ini akan menyebabkan kulit menjadi lebih lembut, serta mengurangi gatal yang biasanya terjadi berasamaan dengan bertambahnnya ukuran perut dan melarnya kulit perut kita.  Kelembaban kulit juga bisa dijaga dengan  menjaga tubuh  mendapatkan cairan yang cukup.

Fokus Untuk Memudarkan

Sebagian besar stretch marks akan memudar sendiri. Sementara stretch marks lain tetap berwarna gelap atau justru lebih terang terlihat. Waktu terbaik untuk menghilangkan  stretch marks adalah pada saat stretch marks berwarna kemerahan. Gel yang terbuat dari campuran ekstrak bawang merah dan hyluronic acid dapat membantu.  Dalam sebuah penelitian, seseorang yang menggunakan  gel tersebut dapat menghilangkan  bekas  stretch marks dalam 2 minggu.

Alternatif lain yang bisa digunakan adalah penggunaan retinoid. Retinoid dapat mempercepat penggantian sel kulit dan menstimulasi pertumbuhan kolagen, menimbulkan kulit yang lebih sehat. Namun perlu diperhatikan bahwa penggunaan retinoid tidak boleh dilakukan jika ibu sedang hamil atau menyusui.

Usaha lain yang bisa dicoba adalah menggunakan laser yang memanaskan kulit. Laser ini akan meningkatkan pertumbuhan kolagen dan mengecilkan pembuluh darah yang melebar. Dermabrasi juga dapat dicoba untuk memperbarui kulit, namun jangan mengharapkan hasil yang terlalu dramatis

Berbagai cara bisa dicoba untuk mengurangi penampakan dari stretch marks. Namun begitu banyak juga wanita yang memilih pasrah dan menerima bantuk baru dan penampilan baru kulit mereka sebagai konsekuensi dari menjadi seorang ibu.

Sumber: webmd

Sumber featured image: fitvation.com


Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.