Tanya Jawab Nutrisi Bagi Ibu Menyusui

Tanya Jawab Nutrisi Bagi Ibu Menyusui

Nutrisi memegang peranan penting bagi ibu menyusui untuk menunjang tumbuh-kembang bayinya. Bagi Anda yang sekarang sedang menyusui, asupan gizi mungkin menjadi hal yang membingungkan. Beberapa pertanyaan di bawah ini mungkin menjawab kebingungan Anda.

  1. Apakah saya memerlukan kalori ekstra selama menyusui?

Ya, tentu saja. Anda perlu menambah sekitar 400-500 kalori untuk memenuhi kebutuhan energi harian Anda. Untuk memenuhi kalori tersebut, pilihlah makanan yang kaya nutrien, dapat berupa roti gandum, buah-buahan tinggi kalori seperti pisang dan apel, atau susu dan produknya.

  1. Makanan apa saja yang perlu saya konsumsi?

Tidak ada rekomendasi diet khusus bagi ibu menyusui. Fokuslah pada pola makan yang sehat. Variasikan menu makanan harian Anda dengan sumber karbohidrat, sayur dan buah-buahan. Untuk memenuhi seluruh kebutuhan vitamin Anda dan bayi Anda, dokter mungkin akan meneruskan pemberian suplemen hingga masa penyapihan.

  1. Apa saja yang harus saya hindari?
  • Alkohol

Alkohol mutlak harus dihindari bila Anda sedang menyusui. Tidak ada kadar alkohol dalam ASI yang dinilai aman bagi bayi Anda.

  • Kafein

Hindari konsumsi kafein yang melebihi 2-3 cangkir sehari. Ingat, konsumsi kafein berlebihan dapat memberikan efek buruk kepada bayi Anda. Kafein tidak hanya ditemukan pada kopi, namun juga pada teh, coklat,  minuman bersoda, dan minuman energi.

  • Makanan yang menimbulkan alergi

Makanan yang ibu konsumsi akan dicerna oleh usus, diserap ke dalam sistem sirkulasi dan dialirkan ke seluruh tubuh, termasuk ASI. Beberapa makanan yang mungkin menimbulkan alergi adalah susu sapi, kacang-kacangan, dan seafood. Jika setelah mengkonsumsi makanan ini anak jadi lebih rewel, timbul bercak merah atau diarea segera setelah menyusu, anda perlu waspada sebab mungkin saja hal tersebut disebabkan oleh reaksi alergi. Segeralah berkonsultasi dengan dokter Anda dan hentikan konsumsi makanan/minuman yang dicurigai menjadi penyebabnya.

  1. Bolehkah memakan makanan pedas?

Nasi padang, sambal korek, seblak pedas, atau balado ati bisa jadi merupakan salah satu makanan favorit anda. Namun boleh kah mengkonsumsi makanan pedas saat menyusui? Jawabannya adalah tergantung toleransi bayi anda. Beberapa bayi bisa menjadi sangat sensitif sehingga jadi menjadi rewel, sering buang angin karena kembung, BAB cair hingga diare. Hal ini bukan karena bayi merasa kepedasan, namun lebih disebabkan karena bayi alergi terhadap capsaicin yang dikandung oleh cabai. Beberapa bayi yang mengalami hal ini akan mengalami penyesuaian setelah beberapa waktu dan menjadi toleran. Namun, kebanyakan bayi sama sekali tidak terpengaruh dengan makanan pedas yang ibu makan.

  1. Berapa banyak cairan yang saya perlukan tiap harinya?

Konsumsi cairan yang cukup sangat penting bagi kualitas dan kuantitas ASI Anda. Salah satu indikator bila Anda masih kekurangan cairan adalah air seni yang berwarna kuning pekat. Minumlah air putih atau cairan lainnya minimal 8 gelas setiap harinya. Namun, waspadalah terhadap jus dan minuman manis lainnya sebab asupan gula berlebih akan menggagalkan program diet Anda pasca melahirkan!

Sumber: Mayo Clinic


Categories: Hamil & Menyusui

Comments

comments