Bagaimana Manfaat Puasa Terhadap Kanker?

Bagaimana Manfaat  Puasa Terhadap Kanker?

Puasa Mencegah Kanker Pada Hewan Coba

Puasa memiliki efek protektif terhadap risiko terjadinya kanker pada hewan coba, sebagaimana yang dirilis di American Journal of Clinical Nutrition. Puasa berselang selama 12 minggu dapat menurunkan kejadian proliferasi beberapa jenis sel, yaitu sel epitel payudara, sel epitel kulit, dan sel T pada limpa.

Puasa Membantu Proses Pengobatan Kanker

Penelitian yang dilakukan di University of Southern California menujukan bahwa berpuasa dapat melindungi kerusakan sistem pertahanan tubuh dan memicu regenerasi pembentukan sel imun yang baru. Para peneliti menyimpulkan bahwa berpuasa merubah kondisi “tidur” stem cell kita berubah menjadi kondisi aktif.

Selama penelitian para peneliti melakukan pengamatan pada pasien kanker yang sedang menjalani pengobatan dengan kemoterapi. Dan menemukan efek sinergis dari melakukan puasa dan proses pengobatan kanker.

Valter Longo, salah satu penulis dalam penelitian ini menyatakan bahwa  para  peneliti tidak menduga bahwa puasa  dapat memberikan efek yang sangat baik dalam regenerasi stem cell pada sistem pembentukan darah (hemapoetik). Jika kita kelaparan, sistem tubuh berusaha untuk menghemat energi.  Usaha penghematan ini salah satunya dilakukan dengan mendaur ulang sel imun yang sudah tidak dibutuhkan, yaitu sel darah putih yang sudah mengalami sedikit kerusakan. Akibatnya jumlah sel darah putih secara keseluruhan akan berkurang. Dan saat seseorang  mulai makan kembali,  jumlah sel darah putih akan meningkat lagi. Pada saat terjadi peningkatan, sel darah putih yang terbentuk adalah sel darah putih yang baru dan jauh lebih sehat.

Selain itu, selama pengamatan para peneliti menemukan bahwa berpuasa pada pasien kanker akan menurunkan enzim PKA yang berhubungan dengan penuaan, pertumbuhan tumor dan kanker.

Berpuasa Pada Penderita Kanker

Meskipun sejumlah penelitian menunjukkan hasil yang menggembirakan mengenai manfaat berpuasa pada kanker, namun keputusan untuk melakukan puasa atau tidak bersifat individual dan kasuistik. Seorang penderita kanker diharapkan mengkonsultasikan kondisinya kepada dokter yang merawat, sehingga dapat dinilai apakah saat ini layak berpuasa atau justru berpuasa dapat memperburuk keadaan.


Categories: Puasa

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.