Bagaimana Memenuhi Kebutuhan Cairan Saat Berpuasa?

Bagaimana Memenuhi Kebutuhan Cairan Saat Berpuasa?

Air merupakan komponen penting dalam tubuh kita. Bagaimana tidak, hampir 70% tubuh kita terdiri dari air. Didalam tubuh  air bertugas untuk mengeluarkan toksin dari organ penting didalam tubuh, membawa kandungan gizi ke sel, serta menyediakan lingkungan yang lembab untuk telinga, hidung dan tenggorokan. Tubuh yang mengalami kekurangan cairan  meskipun hanya berupa dehidrasi ringan sudah bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan, baik itu pusing maupun kelelahan.

Untuk memenuhi kebutuhan cairan kita, tentu kita harus megetahui berapa besar kebutuhan cairan kita. Nah, salah satu cara yang bisa digunakan untuk menghitung kebutuhan cairan adalah dengan menggunakan rumus berikut ini:

(kg berat badan – 20) x 15 +1500 = mL

Jika menggunakan rumus ini, seseorang dengan berat badan 50 kg akan membutuhkan  1950 ml cairan. Anda juga bisa menghitungnya dengan perhitungan yang lebih mudah, yaitu berat badan dikalikan 30 cc. Jika saat ini anda memiliki berat badan 50 kg, berarti dibutuhkan konsumsi cairan sebanyak 1500 cc. Sehingga dapat disimpulkan kebutuhan cairan seseorang yang sehat berberat badan 50 kg adalah 1.5-2 liter per hari nya.

Kebutuhan cairan ini dapat dipenuhi dalam periode 24 jam. Anda tidak perlu panik dan berlebihan saat mengkonsumsi air putih di waktu sahur atau berbuka. Jika mengkonsumsi air terlalu banyak, salah-salah malah anda bisa muntah karena kapasitas lambung yang tidak mencukupi.

Pemenuhan cairan dapat dilakukan selama buka hingga waktu sahur secara bertahap. Setiap kali berbuka dan sahur, pastikan anda minimal mengkonsumsi masing-masing 2 gelas air putih. Jika satu gelas berisi 250 cc air, berarti minimal anda sudah mengkonsumsi 1 liter air putih.

Sementara sisanya dapat dipenuhi dari sayuran berkuah, atau konsumsi ta’jil seperti kolak yang anda makan. Anda juga bisa mengkonsumsi susu, jus rendah gula, air kelapa muda atau sari buah lainnya.

Teh dan kopi tidak disarankan untuk dikonsumsi selama berpuasa karena memilikik efek diuresis (membuat ingin buang air kecil). Soda dan minuman berpemanis sebaiknya juga dihindari mengingat tingginya jumlah kalori yang terkandung didalamnya.

Simulasi pemenuhan kebutuhan cairan  juga dapat anda lakukan sesuai saran ahli gizi dari IPB Prof. Dr. Hardinsyah. MS, sebagaimana yang dikutip dari kompas health berikut ini:

1 gelas sebelum sahur

1 gelas saat sahur atau menjelang imsak

1 gelas saat berbuka puasa

2 gelas saat makan malam

2 gelas antara makan malam hingga menjelang tidur

1 gelas lainnya dalam bentuk kolak, jus buah, koktail atau semangkuk sayuran

Prof.  Hardinsyah menggunakan perhitungan seorang dewasa sehat memerlukan cairan sebanyak 2 liter dalam sehari atau kira-kira 8 gelas per hari.


Categories: Puasa

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.