Kapan Anak Boleh Berpuasa?

Kapan Anak Boleh Berpuasa?

Menjadi seorang pemeluk agama yang taat bukanlah sesuatu instan. Perlu adanya proses latihan beribadah yang memakan waktu hingga akhirnya menjadi sebuah kebiasaan. Bagi seorang muslim, pendidikan agama hendaknya ditanamkan sejak dini. Salah satunya adalah ibadah berpuasa.

Namun kita kadang dibingungkan, kapan anak sebaiknya berpuasa? Kapan anak sudah dianggap kuat secara fisik dan psikis untuk menjalankan pauasa? Yuk kita bahas bersama!

Kapan anak dapat diajarkan untuk berpuasa?

Pertanyaan di atas memiliki beberapa sudut pandang dalam menjawabnya, yaitu secara psikologis, fisiologis, dan secara agama

Secara Psikologis

Jika meninjau dari sisi perkembangan kognitif anak, anak memiliki beberapa fase. Dikutip dari laman ayahbunda, diketahui bahwa pada usia 1-3 tahun, anak berada di fase konkret-operasional, baru dapat memahami segala yang berwujud, konkrit, dapat dilihat, dipegang dan dirasakan. Sehingga, mereka belum paham arti puasa, tujuan dari puasa, serta konsekuensi berpuasa.

Baru di usia 3 – 5 tahun, anak mulai memahami puasa artinya tidak makan dan tidak minum.  Pada usia ini anak juga sudah bisa dilibatkan pada rutinitas ibadah selama ramadan. Sementara pada usia di atas 5 tahun, anak sudah dapat memahami penjelasan bahwa puasa adalah ibadah wajib bagi umat muslim. Selain itu pada usia ini anak juga sudah mulai paham mengenai hikmah puasa untuk merasakan empati bagi mereka yang berkekurangan. Saat ini anak mulai bisa ditawarkan untuk menjalani puasa.

Secara Fisiologis

Berdasarkan kemampuan tubuh anak dalam melaksanakan puasa, belum ada kesepakatan antara para klinisi dalam menerapkan batasan kapan anak dapat diajarkan puasa. Dikutip dari laman Republika Online, ahli pangan dan gizi IPB Prof Hardinsyah “belajar puasa” bisa dimulai sejak usia TK. Senada dengan Prof Hardinsyah, Dr. dr Fiastuti Witjaksono, MSc. MS SpGK juga setuju jika latihan berpuasa dimulai setelah anak berusia 5 tahun.

Sementara  praktisi kesehatan lain ada yang menyarankan puasa dimulai pada usia  6, 7, bahkan 8 tahun. Hal ini disesuaikan dengan kemampuan anak yang mungkin saja berbeda-beda. Perhatikan kondisi fisik serta kebutuhan energi yang diperlukan anak untuk beraktivitas sepanjang hari, karena usia anak-anak adalah masa yang penuh dengan aktivitas motorik yang sangat menguras energi.

Umumnya kira-kira dua tahun semenjak pertama kali anak dikenalkan berpuasa,  anak mulai bisa berpuasa penuh.

Secara Agama

Dari sudut pandang agama, sebetulnya batasan anak yang diwajibkan untuk berpuasa adalah apabila anak sudah baligh. Usia baligh adalah saat anak perempuan mengalami menstruasi yang pertama, dan anak laki-laki mengalami mimpi basah pertama kali. Islam menganjurkan untuk mengajak anak berpuasa sejak dini. Hal ini dilakukan agar anak menjadi terbiasa pada saat baligh nanti. Sebagian ulama mengatakan anak usia 10 tahun telah mampu berpuasa. Batasan ini didasarkan pada sabda Rasulullah SAW yang memerintahkan untuk memukul anak yang meninggalkan shalat pada usia tersebut. Namun, mengenai kapan dapat dimulai latihan berpuasa belum ada batasan yang jelas. Sebagian ulama berpendapat sejak 7 tahun, dimana perintah anak untuk shalat mulai diterapkan.

Kebiasaan shahabat Nabi sallallahu alaihi wa salam dalam mendidik anak-anaknya, mereka memerintahkan yang kuat untuk berpuasa. Kalau ada yang  menangis karena lapar, mereka diberi mainan agar melupakannya. Namun tidak diperkenankan memaksanya berpuasa kalau hal itu berdampak buruk yang dapat mengakibatkan lemah fisik atau sakit. Apabila anak mampu berpuasa selama tiga hari berturut-turut dan dia tidak lemah, maka diperintahkan kepadanya untuk berpuasa sebulan Ramadan.

Berdasarkan ulasan diatas, jika meninjau dari sisi psikologis dan fisiologis anak sudah mulai berlatih puasa sejak berusia 5 tahun. Sementara jika menilai dari sisi agama, pada prinsipnya anak tidak wajib berpuasa hingga ia baligh. Namun mengingat dewasa ini anak lebih cepat menjadi dewasa, dimana kita terkadang menemukan anak yang sudah menstruasi pada usia 9 tahun, maka lebih cepat membiasakan anak berpuasa akan semakin baik. Jika rata-rata setelah 2 tahun berlatih puasa anak mulai berpuasa penuh, maka setidaknya pada usia 7 tahun anak sudah dilatih berpuasa.

Nah, kira-kira apakah anak anda sudah siap untuk berpuasa?

Baca juga: Bagaimana Kiat Melatih Anak Berpuasa?


Categories: Puasa

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.