Tips Berpuasa bagi Penderita Penyakit Maag

Tips Berpuasa bagi Penderita Penyakit Maag

Berikut ini beberapa hal sederhana yang dapat Anda lakukan untuk meminimalisir keluhan pada sistem pencernaan selama Anda berpuasa:

  1. Makan sahur dan mengakhirkan waktu sahur.
  2. Tidak tidur setelah sahur. Tidur setelah sahur meskipun terasa sangat nikmat tetapi dapat menyebabkan refluks asam lambung ke dalam kerongkongan.
  3. Jangan makan terburu-buru dan berlebihan saat berbuka! Berbukalah dengan kurma dan air putih sebelum shalat Maghrib. Sebelum melaksanakan shalat tarawih, Anda bisa menyantap menu makan utama dengan porsi sedang.
  4. Anda sebaiknya tidak lagi mengonsumsi makanan dalam 3-4 jam sebelum tidur untuk memberikan waktu istirahat yang cukup bagi sistem pencernaan Anda.
  5. Konsumsi cairan dalam jumlah cukup untuk menggantikan kehilangan cairan selama seharian beraktivitas.
  6. Konsumsi obat-obatan untuk meredakan gangguan lambung Anda pada saat sahur, berbuka, atau sebelum tidur, sesuai petunjuk dokter Anda.
  7. Hindari konsumsi obat-obatan yang tidak perlu, terutama obat pereda nyeri (aspirin, ibuprofen, asam mefenamat, dll). Obat-obatan jenis ini dapat mengganggu sawar lambung sehingga meningkatkan risiko peradangan lambung bila dikonsumsi dalam jangka panjang.
  8. Hindari konsumsi jenis makanan dan minuman berikut:
  • Yang mengiritasi lambung yaitu makanan/minuman pedas dan mengandung asam
  • Yang banyak mengandung gas seperti kubis, sawi, nangka. kedondong, buah yang dikeringkan, minuman bersoda
  • Yang merangsang pengeluaran asam lambung seperti kopi, minuman beralkohol, susu fullcream
  • Yang sulit dicerna dan menghambat pengosongan lambung yakni makanan berlemak, kue tart, cokelat dan keju
  • Yang dapat menyebabkan refluks asam lambung: makanan berlemak (termasuk gorengan), cokelat dan alkohol
  1. Stop merokok baik aktif maupun pasif!
  2. Jangan ragu untuk membatalkan puasa Anda bila Anda merasa penyakit maag semakin memberat atau dijumpai tanda bahaya: mual dan muntah terus-menerus, muntah darah atau berwarna gelap seperti kopi, buang air besar berwarna kehitaman, serta nyeri hebat pada perut.

Categories: Puasa

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.