Waspadai Masalah Kesehatan Ini Selama Berpuasa!

Waspadai Masalah Kesehatan Ini Selama Berpuasa!

Beruntunglah kita yang telah disampaikan hingga bulan Ramadan ini. Tidak terasa kita telah berpuasa seminggu lamanya. Bagaimana kabar Anda selama berpuasa? Adakah keluhan kesehatan yang Anda alami? Pada saat berpuasa memang terdapat potensi munculnya beberapa keluhan ringan, pun pada orang dewasa yang sehat. Mungkin Anda juga pernah mengalami salah satu keluhan di bawah ini?

1. Nyeri Kepala
Nyeri kepala merupakan keluhan yang sering dijumpai selama berpuasa. Dehidrasi, lapar, kurangnya istirahat, atau berkurangnya bahan adiktif yang biasa dikonsumsi (nikotin, kafein) adalah beberapa penyebab terjadinya nyeri kepala terutama saat berpuasa.

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menanggulanginya antara lain mengonsumsi makanan dengan menu seimbang saat sahur dan berbuka, memperbanyak konsumsi cairan, meminum pereda nyeri saat diperlukan, dan memberikan pijatan ringan pada otot yang terasa tegang. Menggunakan topi dan kacamata hitam untuk menghindari paparan langsung sinar matahari juga dapat membantu mencegah terjadinya nyeri kepala.

2. Heartburn
Heartburn ditandai dengan keluhan rasa tidak nyaman di perut bagian atas disertai rasa panas pada dada bagian tengah dan sering bersendawa. Keluhan ini muncul pada umumnya akibat meningkatnya asam dalam lambung dan “melemahnya” katup lambung-esofagus (kerongkongan), sehingga asam lambung mengalami refluks ke dalam esofagus.

Untuk mengatasinya, Anda harus menghindari berbaring setelah makan, meninggikan bantal tidur Anda, serta mengurangi konsumsi makanan berlemak, berminyak dan pedas, kafein dan berhenti merokok. Anda juga dapat mengonsumsi antasida untuk meringankan keluhan Anda.

3. Dehidrasi
Dehidrasi wajar terjadi saat berpuasa, dan lebih rentan terjadi pada lanjut usia. Dehidrasi terjadi akibat berkurangnya konsumsi cairan selama puasa, sedangkan kehilangan cairan tubuh tetap terjadi melalui urin, keringat dan pernapasan. Gejala yang muncul tergantung derajat dehidrasi yang dialami, mulai dari badan terasa lemas, kepala terasa pening, disorientasi, bahkan hingga pingsan.
Dehidrasi dapat dicegah dengan memperbanyak konsumsi cairan saat berbuka, pada malam hari dan saat sahur. Bila Anda mengalami gejala dehidrasi sedang-berat (sulit berdiri karena pusing, badan terasa sangat lemas, bahkan pingsan), Anda sebaiknya berbuka dan segera melakukan rehidrasi.

4. Konstipasi (sembelit)
Ya, masalah yang satu ini memang sering terjadi saat berpuasa. Meskipun tampaknya sepele, tetapi dapat mengganggu kenyamanan Anda di bulan suci ini. Pastikan Anda mengonsumsi cairan dalam jumlah cukup, mempertahankan pola makan sehat dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur-sayuran. Bila perlu, Anda dapat menggunakan laksatif untuk mengatasi keluhan konstipasi ini.

5. Obesitas
Ya, obesitas! Aneh bukan? Bila tidak berhati-hati, Anda dapat mengalami kenaikan berat badan selama berpuasa lho! Obesitas merupakan masalah kesehatan yang harus diwaspadai sebab obesitas memberikan dampak buruk bagi kesehatan Anda. Pertahankan menu makanan yang sehat dan seimbang selama berpuasa dan lakukan olahraga ringan menjelang berbuka. Ingat, puasa Ramadhan merupakan momentum untuk me”reset” kembali gaya hidup Anda, bukan sarana “balas dendam” saat berbuka.

Bila Anda mengalami keluhan-keluhan di atas yang tidak membaik dengan perubahan gaya hidup, atau bahkan semakin memberat dan mengganggu aktivitas Anda sehari-hari, sebaiknya Anda berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Salam sehat!

Sumber: Ramadhan Health Guide (www.nhs.co.uk)


Categories: Puasa

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.