Fungsi Puasa Sebagai Pelepaskan Kebiasaan Merokok (Bag. 1)

Fungsi Puasa Sebagai Pelepaskan Kebiasaan Merokok (Bag. 1)

Sehatmagz – Pada tahun 1604, Raja James I menulis tentang pemeriksaan atas mayat-mayat para perokok berat. Dia menemukan bahwa pada tubuh bagian dalam mayat-mayat itu tercemar dan terinfeksi oleh semacam bubuk hitam dan berminyak. Kenyataan ini paling tidak membuktikan bahwa rokok itu berbahaya.

Satu isapan sebatang rokok saja mengandung puluhan ribu zat polutan. Jika asap ini dingin, beberapa diantaranya berubah menjadi cairan yang dapat menghasilkan tar tembakau. Tar yang berwujud massa berwarna cokelat tersebut dapat menempel pada paru-paru, kuku, dan gigi perokok. Oleh karena itu, para perokok berat umumnya memiliki kuku dan gigi kuning kecokelatan.

Seseorang yang menghabiskan sepuluh batang rokok sehari, dalam setahun paling tidak telah menghirup 30.000 kali asap rokok. Padahal, dalam sekali isap terhirup sekitar 4.000 macam zat polutan. Zat polutan yang dikandung asap tembakau antara lain: nikotin, karbon monoksida (gas beracun yang keluar dari knalpot), acetone (penghapus cat), methanol (bahan bakar roket), nepthalene (kapur barus), cadmium (dipakai pada accu mobil), vinyl chloride (bahan plastik PVC), DDT (racun serangga), arsenic (racun semut putih), toluene (pelarut industri), amonia (pembersih lantai), bhutane (bahan bakar korek api) dan hidrogen cyanide (racun yang digunakan untuk pelaksanaan hukuman mati). Bila terbawa oleh aliran-aliran darah, zat-zat tersebut dapat mempengaruhi berbagai organ tubuh.

Nikotin, racun paling berbahaya yang dikandung oleh rokok, memang dapat menenangkan pikiran. Inilah yang sebenarnya dicari-cari oleh para perokok sebagaimana halnya obat-obatan yang memiliki fungsi adiktif yang memberi efek kecanduan kepada para pemakainya. Setelah menghisap asap rokok, sekitar 7,5 detik kemudian nikotin telah tiba di otak dan kemudian merangsang hormon yang dapat menimbulkan perasaan tenang.

Gerbang pertama yang menjadi sasaran asap rokok adalah paru-paru, salah satu organ di dada yang memiliki susunan rumit. Paru-paru terdiri atas lima jenis sel yang semuanya sangat peka terhadap kerusakan yang diakibatkan oleh asap rokok. Selain ke paru-paru, racun-racun rokok juga menyebarkan ke setiap sel dalam tubuh. Dengan demikian, kerusakan yang timbul dimulai dari tingkat sel sampai ke berbagai organ serta sistem organ dalam tubuh.

Merokok mengakibatkan kesehatan paru-paru terancam. Hemoglobin lebih mudah membawa karbon dioksida daripada membawa oksigen ke paru-paru. Dengan demikian, otot tidak memperoleh oksigen yang cukup. Sedangkan, nikotin yang terbawa dalam aliran darah dapat mempengaruhi denyut jantung, kulit, penyempitan pembuluh darah, dan menyebabkan hati melepaskan gula ke dalam aliran darah, seperti dikutip dari Puasa Menuju Sehat Fisik dan Psikis.

Sekian banyak penyakit dapat ditimbulkan oleh kebiasaan buruk merokok, antara lain: jantung koroner, kanker paru-paru, pembuluh darah otak, ulkus peptikum, gangguan janin dalam kandungan, dan emfisema (penyakit paru-paru yang juga diderita oleh penderita bronkhitis). Pada penderita emfisema, 80% energi yang dimiliki hanya digunakan untuk bernapas.

Dalam menanggulangi masalah ketergantungan rokok, ternyata Islam telah memberikan jalan keluar yaitu dengan cara berpuasa. Bagaimana puasa menanggulangi masalah tersebut, lebih detailnya akan dibahas pada artikel Fungsi Puasa Sebagai Pelepaskan Kebiasaan Merokok (Bag. 2)’.

 


Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.