Nutrisi Apa Saja yang Kita Butuhkan Untuk Kulit Sehat Bercahaya?

Nutrisi Apa Saja yang Kita Butuhkan Untuk Kulit Sehat Bercahaya?

Kulit sehat dan bercahaya tentu menjadi dambaan setiap wanita.  Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan agar mencapai tujuan tersebut. Salah satu nya dengan menghidupkan kebiasaan baik seperti tidur yang cukup, tidak merokok, banyak minum air putih dan berolahraga. Hal tersebut juga harus disertai dengan perawatan kulit yang sesuai serta konsumsi gizi yang mencukupi.

Kulit merupakan organ terluas pada tubuh, dan membutuhkan nutrisi yang mencukupi agar dapat beregenerasi. Nutrisi ini sebaiknya diperoleh dari sumber makanan alami yang beraneka ragam, namun pada beberapa kondisi seperti pola makan yang tidak seimbang, seseorang membutuhkan suplemen untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Berikut ini merupakan daftar mikronutrien yang dibutuhkan kulit agar tetap sehat dan bercahaya. Yuk kita cek satu-satu, apakah kandungan gizi ini sudah ada dalam makanan kita!

Biotin

Suplemen ini dapat ditemukan pada kacang-kacangan dan pisang. Biotin merupakan vitamin B yang membantu regenerasi kulit, saraf, saluran pencernaan, dan memfasilitasi metabolisme. Konsumsi biotin dapat membantu mengurangi kerontokan rambut dan membantu pertumbuhan kuku. Setiap hari kita disarankan mengkonsumsi 35 mikrogram biotin, yang biasanya sudah dapat dipenuhi dengan makan  makanan yang beragam.

Zat Besi (Fe)

Zat besi merupakan mikronutrien yang penting bagi rambut dan kuku. Apabila kekurangan, kuku akan mudah patah dan rambut akan menjadi kusam dan kering. Konsumsi Fe juga penting untuk mengaktifkan vitamin B yang akan membantu  kulit terlihat bersinar. Mikronutrien ini dapat ditemukan pada makanan seperi bayam, kerang, daging dan kacang-kacangan. Perlu diingat bahwa penyerapan zat besi pada usus dibantu oleh vitamin C, oleh karena itu disarankan untuk mengkonsumsi suplemen atau buah yang mengandung banyak vitamin C. Suplemen zat besi sendiri sebenarnya hanya diperlukan bagi seseorang yang mengalami defisiensi. Sebaiknya kita berhati-hati dalam mengkonsumsi suplemen, karena jika berlebihan, zat besi justru akan membentuk radikal bebas yang merusak kulit.

Vitamin C

Sebuah penelitian yang dikerjakan pada tahun 2013 menyebutkan bahwa orang yang mengkonsumsi suplemen vitamin C dan vitamin E setelah 4 bulan  akan memiliki kult yang lebih cerah, kencang dan lembab. Selain itu vitamin C bermanfaat untuk mempercepat pertumbuhan rambut, menghentikan kerontokan dan menyebabkan rambut menjadi lebih tebal. Jumlah suplemen yang dikonsumsi akan berbeda bagi pria dan wanita. Pria berusia 19 tahun keatas perlu mengkonsumsi 19 mg vitamin C per hari. Sementara wanita 19 tahun keatas, perlu mengkonsumsi 75 mg per hari. Vitamin C paling banyak ditemukan pada cabai, paprika, stroberi,  jeruk, kiwi dan pepaya. Sayur yang banyak mengandung Vitamin C adalah sayuran hijau seperti kale dan brokoli.

Vitamin E

Seperti vitamin C, Vitamin E merupakan antioksidan yang aktif melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerutan pada kulit. Tidak hanya memiliki efek pada kulit, Vitamin E juga mampu mempengaruhi rambut. Penelitian pada 2010 menunjukkan, responden yang mengkonsumsi Vitamin E mengalami pertumbuhan rambut lebih banyak dibanding dengan responden yang hanya mendapatkan plasebo. Suplemen vitamin E sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk gel, hal ini dikarenakan vitamin ini larut lemak. Kebutuhan suplementasi vitamin E sering ditemui pada seseorang yang melakukan diet rendah lemak. Menurut Mayoclinic, dosis yang dianjukan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari adalah 20 IU atau 15 mg saja, namun untuk suplementasai kulit diizinkan mengkonsumsi sampai 400 mg/hari. Selain suplemen, Vitamin E juga dapat diperoleh dari sumber alami seperti alpukat, minyak zaitun atau biji gandum.

 Asam Lemak Omega 3

Asam lemak ini dapat ditemukan pada ikan seperti salmon, sarden, atau tengiri. Omega 3 ikut mengatur produksi minyak dan menjaga kulit tetap lembab untuk mencegah proses penuaan. Penelitian pada tahun  2005 menyebukan bahwa EPA, sejenis omega 3 yang banyak ditemukan pada atau minyak ikan dapat membantu mencegah pengeluaran enzim yang merusak kolagen. Rusaknya kolagen akan menyebabkan munculnya kerutan halus dan kulit menjadi kendor. Jika ingin mengkonsumsi suplemen omega 3, dosis yang dianjurkan untuk kesehatan kulit  adalah 600 mg per hari.

Setelah membaca ulasan ini, apakah makanan anda sehari-hari sudah mengandung zat gizi yang baik untuk kulit? Atau anda memerlukan suplemen? Satu hal yang perlu diperhatikan adalah berhati-hati dalam menentukan dosis suplemen yang anda konsumsi. Karena seperti yang dijelaskan diatas, kandungan gizi yang berlebihan justru dapat membentuk radikal bebas yang merusak kulit. Konsultasikanlah keputusan anda mengkonsumsi suplemen kepada dokter kulit atau ahli gizi kepercayaan anda. Semoga terus bercahaya ya, cantik!


Categories: Kesehatan Kulit

Comments

comments