10 Tips Untuk Mencegah Mabuk Perjalanan

10 Tips Untuk Mencegah Mabuk Perjalanan

Mabuk perjalanan (motion sickness) biasanya terjadi  karena rangsangan gerak pada organ keseimbangan tubuh yang berlebihan. Berikut ini tips untuk mencegah mabuk perjalanan:

  1. Hindari kondisi perut yang terlalu kenyang atau juga lapar. Makanlah secukupnya sebelum bepergian, terutama dengan makanan hangat yang membuat perut terasa nyaman. Hindari kondisi pencernaan yang terlalu penuh dengan makanan berat atau minuman bersoda.

 

  1. Siapkan cemilan ringan dan juga air putih. Jangan lupa menyelipkan permen dalam daftar cemilan. Permen hisap juga terkadang membantu, terutama permen hisap rasa jahe. Selain itu, jahe juga bisa mempercepat pengosongan lambung. Air putih diperlukan untuk menjaga status hidrasi. Kekurangan cairan dapat memicu perasaan pusing dan mual.

 

  1. Posisi duduk yang paling aman dari serangan mabuk perjalanan bagi anak dalam mobil adalah di barisan depan atau tengah. Begitupun saat naik pesawat, pilihlah posisi tengah (dibagian sayap).

 

  1. Arahkan pandangan mata ke arah pemandangan yang jauh. Hindari melihat benda yang bergerak secara cepat. Refleks mata yang mengikuti benda bergerak cepat terlalu lama dapat membangkitkan rasa mual.

 

  1. Selain itu, hindari juga memfokuskan mata pada objek yang dekat, misalnya membaca buku atau bermain gadget. Mata yang lelah karena memfokuskan pandangan disaat kendaraan berguncang juga dapat memicu mual dan pusing pada anak.

 

  1. Pastikan sirkulasi udara dalam kendaraan baik dan tidak pengap.

 

  1. Bila memang sudah tampak mulai merasakan gejala mabuk perjalanan, kerap kali minyak aroma terapi dapat membantu mengalihkan rasa mualnya. Aroma terpai dapat beraroma minyak kayu putih, mint, atau lavender.

 

  1. Mabuk perjalanan juga dapat dihindari dengan mengurangi input sensorik, misalnya dengan memilih posisi tiduran, menutup mata atau memandang ke arah yang jauh

 

  1. Jika anda berpergian dengan mobil pribadi, usahakan melaju dalam kecepatan yang stabil dan tidak banyak melakukan akselearasi. Jadwalkan untuk istirahat berenti setiap 4-5 jam sekali, selama 10-15 menit.

 

  1. Jika diperlukan, anda boleh mengkonsumsi obat antimabuk perjalanan yang dijual dipasaran. Namun bagi anak-anak, sebaiknya anda berkonsulasti kepada dokter terlebih dahulu.

Categories: Gaya Hidup Sehat

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.