7 Tips Agar Mendapatkan Pelayanan Terbaik dari Dokter Anda

7 Tips Agar Mendapatkan Pelayanan Terbaik dari Dokter Anda

Apakah anda pernah merasa bete dan kecewa dengan pelayanan dokter langganan anda? Atau mungkin anda malah jadi jatuh hati pada pelayanan dokter yang profesional dan berempati?

Sebagaimana yang tertuang dalam sumpah profesi, dokter sebagai pemberi layanan kesehatan memang dituntut untuk selalu memberikan pelayanan prima. Namun terkadang akibat beratnya beban pekerjaan serta banyaknya pasien yang harus dilayani, dokter terkesan terburu-buru dan dianggap tidak memberikan layanan terbaiknya.

Perlu dipahami bahwa sebenarnya interaksi dokter pasien merupakan interaksi dua arah, dimana peran aktif kita sebagai pasien juga diperlukan. Menjadi pasien proaktif merupakan salah satu kunci keberhasilan hubungan dokter-pasien.

Berikut ini sejumlah tips untuk menjadi pasien yang proaktif agar dapat memperoleh layanan terbaik dari dokter yang kita temui:

1) Siapkan diri anda

Jika anda datang ke dokter untuk pertama kalinya, serta anda tidak memiliki catatan medis pada layanan kesehatanyang di tuju, pastikan anda menyiapkan semua hal yang diperlukan.  Bawalah semua hasil laboratorium dan radiologi yang pernah dilakukan. Selain itu, jangan lupa membawa obat-obat yang sudah pernah dikonsumsi. Hal ini dilakukan agar tidak salah mengingat nama obat. Sebaiknya bawa saja obat yang ada, atau bungkus sisanya juga tidak apa-apa. Beberapa nama obat paten mungkin tidak akrab di telinga dokter anda, namun jika melihat bungkus dan membaca zat aktif di dalamnya, dokter akan mengetahui jenis obat apa yang sudah dikonsumsi. Terakhir, jangan lupa menyiapkan catatan yang berisi kondisi kesehatan yang kita alami serta daftar pertanyaan. Daftar pertanyaan ini sangat bermanfaat untuk mencegah jangan sampai kita tiba-tiba blank saat ada di ruangan dokter.

2) Selesaikan Problem Sesuai Prioritas

Dokter James Tulsky dari Duke University Medical School menyarankan agar kita memberikan daftar berisi masalah kesehatan yang ingin kita bahas dengan dokter kita. Dokter akan memilih problem apa yang merupakan prioritas dan menyelesaikannya bersama anda.

3) Katakan Kecemasan Anda, Bukan Hanya Keluhan yang Dirasakan

Secara refleks, apabila kita memasuki ruangan dokter kita akan menyampaikan keluhan kita. Sebaiknya, sampaikan juga kekhawatiran anda yang lain. Misalnya jika anda khawatir harga obat yang tidak terjangkau, jangan ragu untuk menyampaikannya. Dokter akan mengusahakan meresepkan obat generik atau mencarikan alternatif obat untuk anda.  Pada kasus lain, misalnya anda harus dioperasi namun anda bingung karena tidak bisa cuti atau anak anda tidak ada yang merawat, jangan ragu untuk menceritakannya pada dokter anda.

4) Pastikan anda mendapat informasi yang diperlukan

Dalam blog-nya Dr. Arifianto, SpA, seorang dokter anak di RS Pasar Rebo berpesan agar kita tidak lupa menanyakan pertanyaan berikut pada dokter kita:

1. Apa diagnosis penyakit yang diderita?
Saat menanyakan diagnosis pada dokter anda, mintalah diagnosis medis  dan bukan hanya diagnosis untuk orang awam, misalnya selain menjelaskan bahwa anda terkena radang paru dokter juga menyebutkan secara medis penyakit ini disebut bronkopneumonia atau misalnya selain menyebut keganasan indung telur dokter juga menyebutkan bahwa secara medis penyakit anda disebut kanker ovarium stadium II. Hal ini akan memudahkan anda untuk mencari informasi mengenai penyakit yang anda derita.


2. Apa pengobatan yang diberikan?
Jangan lupa menanyakan rencana pengobatan yang dokter lakukan, dan alasan pemberian obat. Anda sebaiknya tau jenis obat yang anda konsumsi, misalnya anda diberikan obat penurun tekanan darah karena tekanan darah tinggi, obat nyeri untuk mengatasi nyeri lutut anda dan obat penurun asam urat untuk menurunkan asam urat yang tinggi. Konfirmasi juga mengenai rencana pengobatan, misalnya apakah perlu dilakukan rawat inap, tindakan operasi atau tindakan lainnya.


3. Kapan saya harus khawatir dan segera kembali membawanya ke dokter?

Tanyakan  tanda-tanda bahaya pada mengenai penyakit yang anda derita dan kapan harus segera mencari pertolongan. Apabila dokter telah menyampaikan dengan jelas mengenai diagnosis penyakit anda, anda dapat secara mudah mengedukasi diri anda terkait dengan penyakit yang diderita melalui berbagai sumber informasi yang tersedia.

Yakinkan diri anda bahwa ketiga pertanyaan itu sudah terjawab saat anda meninggalkan ruangan dokter. Karena setalah meninggalkan ruangan, anda-lah yang bertanggung jawab pada perawatan anda.

5) Catat Informasi yang Diperoleh Selama Kunjungan

Apabila kita menghadapi problem kesehatan yang berat, tidak jarang kita terlanjur cemas dan tidak bisa berpikir jernih saat berdiskusi dengan dokter. Mintalah seseorang, baik istri/suami atau saudara, untuk mencatat semua informasi yang diperoleh saat berkunjung.  Baik mengenai rencana pengobatan, cara minum obat, jadwal kunjungan selanjutnya juga informasi lainnya. Apabila ada yang tidak jelas, mintalah orang tersebut untuk mengajukan pertanyaan sebagai perwakilan diri anda.

6) Tanyakan Bagaimana Menghubungi Dokter di Luar Jam Kerja

Beberapa dokter tidak berkeberatan untuk dihubungi di luar jam kerja, bahkan memberikan kontak BBM atau whatsapp-nya. Beberapa dokter lain tidak berkenan untuk melakukan hal tersebut. Tanyakan pada dokter anda bagaimana menghubungi beliau di luar jam kerja. Tanyakan apakah beliau berpraktik ditempat lain. Terakhir, jangan lupa menanyakan fasilitas kesehatan mana yang sebaiknya anda tuju jika mengalami keadaan darurat, misalnya saja UGD rumah sakit tertentu yang memiliki fasilitas yang anda butuhkan.

7) Sampaikan Kekurangan Pelayanan Dokter Anda

Secara umum, kita menganggap dokter sebagai sosok yang lebih tinggi dalam interaksi dokter-pasien. Selain itu, dengan kultur kita sebagai orang timur, menyampaikan kritik dan saran pada dokter bukan merupakan hal yang lumrah dilakukan. Tidak usah khawatir, selalu ada cara yang sopan untuk menyampaikan kekurangan pelayanan yang diberikan oleh dokter dan layanan kesehatan anda. Sampaikanlah secara baik-baik, baik secara langsung atau tidak langsung, salah satunya melalui kotak saran di layanan kesehatan yang anda kunjungi.

Demikian 7 tips yang dapat dilakukan guna memperoleh pelayanan yang terbaik dari dokter yang kita kunjungi.Apakah anda memiliki tips atau pengalaman yang ingin dibagi? Yuk share pengalaman dan tips anda pada kolom comment artikel ini!

Sumber: everydayhealth.com dan arifianto.blogspot.com


Comments

comments