Apa yang Harus Dilakukan Jika Pasangan Merokok?

Apa yang Harus Dilakukan Jika Pasangan Merokok?

Jika saat ini anda merasakan perasaan tertekan menghadapi suami yang merokok, percayalah anda tidak sendiri. Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2013 menunjukkan bahwa  64,9 % pria di Indonesia merupakan perokok aktif. Selain itu, kebanyakan perokok berusia 20-45 tahun, satu periode yang kebetulan bersamaan dengan periode menjadi seorang ayah.

Kira-kira apa saja yang perlu kita lakukan jika pasangan kita merokok?

Pastikan Ayah Merokok Tidak di Dalam Rumah

Asap rokok (secondhand smoke) telah diketahui merupakan faktor risiko terhadap berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah radang paru (bronkopneumonia) pada anak.

Selain itu, penelitian terbaru juga menemukan bahwa anak yang terpapar oleh asap rokok memilki risiko sakit jantung yang lebih besar di masa depan. Hal ini disebabkan racun yang dikeluarkan dari rokok  diketahui bersifat toksik untuk lapisan dalam pembuluh darah anak.

(Baca juga: Anak yang Terkena Paparan Asap Rokok Lebih Rentan Mengalami Sakit Jantung)

Anak- anak  merupakan pihak yang paling rentan mengalami risiko penyakit akibat paparan asap rokok. Anak- anak memiliki keceparan pernapasan (20-50 kali per menit) yang lebih banyak dari orang dewasa (16-20 kali per menit). Akibatnya, jika berada di dekat perokok, mereka akan menghirup lebih banyak asap.

Bahaya yang ditimbulkan rokok pada anak tidak hanya bersifat fisik, namun juga bersifat psikis. Anak yang terbiasa melihat ayahnya merokok akan menerima persepsi bahwa merokok merupakan hal yang diperbolehkan dan kelak akan cenderung bersifat permisif pada rokok.

Kesehatan anak boleh menjadi perhatian kita, namun anda sebagai istri juga berhak untuk mendapatkan hak memperoleh udara yang bersih dan jauh dari risiko kesehatan yang ditimbulkannya.

Memastikan bahwa ayah tidak merokok didalam rumah adalah salah satu hal yang paling penting untuk dilakukan. Bicarakan secara baik-baik kepada suami agar ia berkenan merokok tidak didalam rumah. Merokok didalam rumah, apalagi dengan ventilasi yang buruk hanya akan menambah risiko kesehatan yang diterima oleh anggota keluarga lainnya.

(Baca juga: Ini Dia Efek Buruk yang Diterima Perokok Pasif)

 

Jangan lelah mengedukasi pasangan tentang bahaya rokok

Bukti ilmiah tentang bahaya merokok saat ini sudah bejibun gini, tapi kok tidak berhenti merokok juga?

Mungkin kekesalan semacam ini pernah juga anda rasakan. Bersabarlah, bisa jadi anda hanya belum menemukan “peluru” yang tepat.

Setiap kita memiliki value atau nilai kebaikan yang dianggap penting. Dari  ribuan hasil penelitian mengenai kejahatan rokok, cobalah ditelaah mungkin salah satunya sesuai dengan nilai kebaikan yang dipegang oleh suami anda.

Misalnya saja jika buat suami kecerdasan penting, tunjukkan bahwa rokok dapat  merusak otak dan menurunkan kecerdasan.

Jika suami adakah orang yang apik dan ketat dalam mengatur uang, tunjukkan berapa banyak uang yang bisa dihemat jika suami merokok.

Menghentikan rokok bisa membuat kita berhemat hingga 450.000 dalam sebulan (infobdg)

Menghentikan rokok bisa membuat kita berhemat hingga 450.000 dalam sebulan (infobdg)

Jika suami anda termasuk ayah yang sayang pada anak, tunjukkan betapa buruknya dampak kesehatan yang harus diterima oleh putra kesayangannya.

Jika suami juga belum tergerak jangan ragu mengajaknya menengok orang lain yang saat ini menderita sakit karena rokok. Baik itu  sakit jantung, penyakit paru obstruktif kronik, atau juga kanker. Melihat penderitaan yang akan dihadapi oleh perokok semoga saja bisa membuat hari suami anda tergerak.

Jangan lelah mencari “peluru” yang tepat dengan terus mencari informasi dan mengedukasi diri anda.

Dukung suami untuk berhenti merokok

Merokok dalam durasi yang lama dan sering dapat menyebabkan seseorang jatuh pada kondisi pecandu nikotin. Melepaskan diri dari satu kecanduan tentu bukanlah perkara gampang. Jangan lekas marah jika suami belum mampu melepaskan diri, dukunglah ia dengan tindakan-tindakan suportif.

Jika suami sudah ingin berhenti untuk merokok, pikirkan cara terbaik untuk menjalaninya. Misalnya dengan mengurangi jumlah rokok yang dikonsumsi per hari, Anda juga bisa membantu dengan menyiapkan permen untuk mengatasi mulut yang terasa tidak enak tanpa rokok. Menyiapkan peralatan kecil (klip,pulpen, bola mainana) untuk meyibukkan diri tangan yang biasanya memegang rokok. Pria biasanya kurang perhatian dengan hal kecil seperti ini, anda bisa mejadi orang yang tepat untuk membantunya.

Hal penting lain yang tidak boleh terlupakan adalah dengan  mendoakan. Jangan lupa menyelipkan  doa untuk kesembuhan suami dari kecanduan rokok. Bukankah hidayah itu milik Allah semata?

(Baca juga: Berhenti Merokok dengan Gembira)

Set your own rule

Anda bisa mengatur sendiri aturan dalam rumah anda. Misalnya, suami tidak boleh menyentuh anda atau anak anda sebelum ia membersihkan bajunya dari sisa abu dan asap rokok.

Jika anda memiliki otoritas untuk mengatur uang, tidak ada salahnya mengurangi uang saku suami untuk membeli rokok. Atau sebaliknya, anda bisa melebihkan uang saku suami jika ia berhasil mengurangi konsumsi rokoknya.

Anda tentu lebih mengetahui bagaimana situasi dan kondisi di rumah anda serta tindakan apa yang paling tepat untuk dilakukan. Namun yang pasti, perlu diingat bahwa jangan sampai usaha anda membuat suami berhenti merokok justru merusak bangunan rumah tangga anda. Perlakukanlah suami anda seperti orang yang mengalami masalah kecanduan, diperlukan usaha yang perlahan tapi pasti untuk mengatasinya.

Jika memang niatan berhenti masih jauh di mata, satu hal yang sebaiknya tetap dilakukan adalah memastikan bahwa aktivitas merokok dilakukan di luar rumah serta jauh dari anak-anak.  

Yuk lindungi orang kesayangan kita dari kejahatan asap rokok!

 


Categories: Gaya Hidup Sehat

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.