Bagaimana Tubuh Memperbaiki Diri Setelah Berhenti Merokok?

Bagaimana Tubuh Memperbaiki Diri Setelah Berhenti Merokok?

Jika selama ini anda membayangkan bahwa berhenti merokok adalah sesuatu yang memuakkan, sebaiknya anda mengganti cara pandang anda. Berhentilah merokok dengan gembira!

Kenapa? Karena anda akan mendapatkan kembali harta anda yang paling berharga, yaitu kesehatan . Health is the greatest wealth, isn’t?

Penelitian yang dipublikasikan oleh US Surgeon Report 2010 menunjukkan bahwa orang yang berhenti merokok dalam 1 tahun akan memotong risiko sakit jantung hingga setengahnya. Kemudian, setelah 15 tahun, tingkat kesehatan jantung anda akan menyamai orang yang tidak merokok.

Sebenarnya, manfaat yang diperoleh dari menghentikan rokok bisa diperoleh dengan lebih cepat,  sejak 20 menit pertama anda bahkan sudah bisa mendapatkan manfaatnya. Berikut ini adalah daftar lengkap bagaimana tubuh anda memperbaiki diri setelah anda berhenti merokok:

  • 20 menit: tekanan darah dan kecepatan detak jantung menurun
  • 12 jam: kadar karbon monoksida dalam darah menurun
  • 2 minggu hingga 3 bulan: peredaran darah semakin lancar dan fungsi paru akan meningkat
  • 1- 9 bulan: batuk dan sesak berkurang, silia pembersih akan memperoleh fungsinya kembali sehingga bisa membersihkan paru dan mengontrol lendir yang ada di saluran nafas sehingga menurunkan risiko infeksi
  • 1 tahun: risiko terkena sakit jantung menurun hingga setengahnya dibandingkan orang yang masih merokok
  • 5 tahun : risiko kanker mulut, tenggorokan, esophagus dan kandung kemih menurun hingga setengahnya. Risiko kanker serviks menurun hingga sama dengan bukan perokok, begitupun dengan risiko stroke
  • 10 tahun: risiko kematian akibat kanker paru menurun hingga setengahnya dibandingkan orang yang merokok
  • 15 tahun: risiko penyakit jantung menurun hingga menyamai orang yang tidak merokok

Penelitian yang dilakukan oleh Duke Medicine pada 2015 ini memberikan keseimpulan bahwa seseorang yang berhasil berhenti untuk merokok mungkin sesungguhnya telah terpogram untuk dapat sukses di ranah kehidupan yang lain. Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal Neuropsychopharmacology edisi bulan Mei 2015.

Para ahli neurosains menemukan bahwa orang yang berhasil menghentikan kebiasaan merokok menunjukkan hubungan antar neuron yang lebih baik  antara insula dan korteks somatosensoris. Insula merupakan bagian otak tempat seseorang mengambil keputusan dan mengatasi kecanduan serta kebiasaan jelak lainnya.  Adanya pola koordinasi yang baik pada bagian ini menunjukkan seseorang lebih dapat mengendalikan dirinya, sebuah parameter yang ikut menentukan kesuksesan seseorang pada umumnya.


Categories: Gaya Hidup Sehat

Comments

comments