Cara “Aman dan Sehat” Mengkonsumsi Junkfood

Cara “Aman dan Sehat” Mengkonsumsi Junkfood

Overview

Nyam! Makanan lezat seperti ini, siapa sih yang tidak suka? Sekali dua kali kita pasti ingin mencicipinya, baik karena kelezatannya atau karena tidak banyak pilihan tersedia. Terkadang karena tidak banyak pilihan makanan yang dijual di tempat kerja, frekuensi konsumsi junkfood seperti ini  malah bisa meningkat hingga 3-4 kali seminggu. Siapa diantara anda yang mengalami hal ini?

Namun, seperti yang kita tahu, makanan junk food ini menyimpan bom waktu bagi kesehatan kita. Kandungan lemak trans yang ada pada makanan olahan berpotensi untuk meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Belum lagi  jumlah garam yang tinggi merupakan faktor risiko bagi hipertensi (tekanan darah tinggi). Tidak ketinggalan zat tambahan seperti pewarna dan pengawet diduga dapat memicu kanker. Hiii..siapa yang tidak ngeri jadinya?

Membatasi konsumsinya seminimal mungkin hanya sebagai “obat rindu” adalah salah satu strategi yang bisa dilakukan. Jikapun kita terpaksa mengkonsumsi junk food, beberapa langkah cerdas ini juga bisa anda terapkan:

1. Fried Chicken

Seperti yang kita ketahui mayoritas restauran fast food di Indonesia adalah fast food ayam goreng tepung bumbu ini. Tidak sulit menemukannya kemanapun kita pergi. Jika kita terpaksa membeli fried chicken di  restoran cepat saji, berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa kita lakukana untuk menjaga keamanannya:

– Pilih restoran cepat saji yang sudah memiliki standar kebersihan yang baik

– Pilih bagian dada, karena dada adalah bagian paling rendah lemak pada ayam

– Sisihkan kulitnya, karena kulit mengandung lemak jenuh dan lemak trans paling banyak

– Seimbangkan konsumsi ayam dengan  hidangan sampingan berupa sayuran dan buah

2. Sosis dan nugget

Penggemar dari makanan ini kebanyakan adalah anak-anak.  Sayangnya kandungan zat aditif seperti pengawet, pewarna, dan MSG dapat membahayakan tubuh jika dikonsumsi dalam waktu lama. Konsumsi daging olahan yang tinggi telah banyak dikaitkan dengan kenaikan risiko penyakit kronis, sepeti diabetes maupun penyakit jantung. Para peneliti dari Harvard School of Public Health di tahun 2013 bahkan menyampaikan hasil penelitiannya dimana  seorang pria yang mengkonsumsi daging olahan  (daging asap, sosis, hamburger) setiap hari memiliki jumlah sperma yang lebih sedikit dibandingkan yang tidak memiliki kebiasaan seperti itu.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan agar kita tidak mendapatkan efek kesehatan yang buruk dari mengkonsumsi daging olahan seperti sosis dan nugget:

– Batasi konsumsinya maksimal 1 kali dalam seminggu

– Sosis yang dibakar lebih baik daripada sosis yang digoreng karena kadar lemak trans nya akan lebih sedikit

– Utamakan sosis dan nugget yang berbahan dasar ikan dan ayam, baru kemudian sosis dan nugget yang berbahan dasar daging merah

– Disajikan bersama sayuran dan buah yang berimbang

3. Bakso

Makanan selingan satu ini paling enak jika dikonsumsi bersama teman-teman atau orang terkasih. Bakso memang terasa enak dan gurih, karena memang  daging yang diolah menjadi bakso adalah bagian daging sapi yang memiliki kandungan lemak yang paling banyak . Cara memakannya agar lebih sehat adalah:

– Tidak menggunakan MSG (pesan lah khusus kepada penjualnya)

– Tinggalkan bagian gajih

– Tidak menggunakan campuran saos atau sambal yang ada di tempat penjualan bakso,

– Meminta tambahan sayuran yang lebih banyak seperti sawi dan toge.


Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.