Cukup Sisihkan 15 Menit Olahraga Demi Usia yang Lebih Panjang

Cukup Sisihkan 15 Menit Olahraga Demi Usia yang Lebih Panjang

Berapa lama anda menghabiskan waktu untuk mengecek facebook, twitter atau obrolan di grup BBM anda? 10 menit? 15 menit? Atau malah 1 jam?

Tahukah anda bahwa ternyata melakukan aktivitas fisik dalam jumlah waktu yang sama bisa bermanfaat untuk memperpanjang hidup anda?

Melakukan aktivitas fisik dan berolahraga diketahui mampu meningkatkan kondisi kesehatan  fisik dan menghindarkan seseorang dari berbagai penyakit. Sejumlah badan kesehatan baik itu WHO, American Heart Association, dan Centers for Disease Control selama bertahun-tahun telah merekomendasikan aktivitas fisik selama  30 menit sehari sebanyak 5x seminggu atau lebih guna mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal.

Sayangnya,  ternyata tidak cukup banyak orang yang mampu memenuhi rekomendasi tersebut. Di Amerika Utara, kurang dari setengah populasi dapat memenuhi rekomendasi. Sementara di Asia Timur, negara seperti Cina, Jepang, dan Taiwan, hanya seperlima populasi yang mampu memenuhi standar tersebut.

Selain hal tersebut, ternyata rekomendasi yang selama ini  mengkonfirmasi bahwa  rekomendasi olahraga yang diberikan selama ini tidak meningkatkan usia harapan hidup subjek secara signifikan. Pada tahun 2007, Departemen Kesehatan Amerika (National Institute of Health ) dan lembaga pensiun  Amerika meneliti lebih dari 250.000  pria dan wanita yang berusia 50-71 tahun.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek yang  rata-rata beraktivitas selama 30 menit sebanyak 5x seminggu memiliki 27% risiko kematian lebih rendah. Sementara itu, responden yang melakukan olahraga dengan intensitas yang lebih tinggi selama 20 menit sebanyak 3x atau lebih dalam seminggu  menurunkan risiko kematian sebesar 32%.

Melihat kedua fakta tersebut, satu kelompok ahli epidemiologi dari Taiwan dan Texas membuat penelitian untuk mengetahui “Berapa waktu olahraga minimum  yang diperlukan seseorang untuk mendapatkan usia yang lebih panjang?”

Mereka menyusun sebuah penelitian cohort yang besar, melibatkan 416.000 wanita dan pria pada tahun 1996 dan 2008. Peserta penelitian ditanya aktivitas olahraga hariannya, termasuk seberapa banyak dia melakukan olahraga, seberapa sering, dan seberapa intens. Intensitas olahraga dibagi menjadi ringan (contoh: berjalan), sedang (contoh: jalan cepat), bertenaga sedang (jogging), atau bertenaga tinggi (berlari).

Hasil penelitian menunjukkan orang yang melakukan rata-rata aktivitas fisik dengan intensitas sedang (seperti jalan cepat) sekitar 15 menit sehari  sebanyak  6x seminggu atau total 92 menit dalam seminggu, rata-rata hidup  3 tahun lebih lama dibandingkan kelompok yang tidak aktif secara fisik.

Sementara itu,  orang yang mengikuti rekomendasi olahraga secara umum, yaitu 30 menit sehari sebanyak 5x seminggu atau lebih, rata-rata memiliki waktu hidup lebih panjang 4 tahun lebih lama dibanding kelompok yang tidak aktif.

Efek memperpanjang umur ini ditemukan baik pada pria maupun wanita pada semua kelompok umur. Selain itu, para peneliti juga telah melakukan penyesuaian untuk mengendalikan variabel perancu seperti obesitas, merokok, tekanan darah  dan jumlah kolesterol.

Hasil temuan ini membuktikan bahwa manfaat dari olahraga berlaku konsisten untuk kebugaran tubuh secara umum. Para peneliti juga menegaskan bahwa penurunan berat badan bukanlah tujuan utama dari olahraga. Terbukti bahwa walaupun subjek yang overweight tidak mengalami penurunan berat badan, mereka tetap mendapatkan manfaat kesehatan berolahraga. Menjaga tubuh tetap aktif merupakan hal yang penting, tidak peduli apakah kita gendut atau kurus. Jangan terlena apabila anda saat ini sudah bertubuh kurus atau langsing. Tetap aktif dan memiliki olahraga rutin tetap merupakan bagian penting untuk menjaga kebugaran tubuh.

Penelitian ini juga menemukan bahwa olahraga dengan intesitas ringan maupun sedang dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler hingga 20%.  Para peneliti menekankan bahwa kanker juga dapat dihindari dengan waktu olahraga yang yang lebih singkat, Satu dari sembilan kejadian kanker dapat dihindari dengan melakukan olahraga selama 15 menit dengan olahraga berintensitas sedang.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jika seseorang yang sama sekali jarang beraktivitas dan mulai menambahkan aktivitasnya hanya dengan 15 menit  selama 6 hari dalam seminggu, 1 dari 6 kematian karena berbagai sebab dapat dihindari. Manfaat potensial  ini sama dengan manfaat yang ditemukan dengan melakukan pengurangan konsumsi tembakau pada populasi umum.

Lebih jauh lagi,  salah satu anggota penelitian ini Xifeng Wu menambahkan, jumlah minimum aktivitas yang diperlukan agar panjang merupakan hal yang lebih mudah untuk dikampanyekan oleh para petugas kesehatan.  Dibandingkan rekomendasi umum untuk berolahraga 30 menit per hari, melakukan olahraga sebanyak 15 menit sehari akan lebih mudah dicapai.

Nah ternyata, tidak sulit kan untuk menabung kebugaran di usia tua? Cukup 15 menit aktivitas intensitas sedang saja! Anda bisa memulainya dengan melakukan jogging  atau bersepeda sebelum berangkat ke kantor, memilih menggunakan tangga di banding lift, atau berjalan ke halte yang lebih jauh untuk mengejar bis pulang anda .

Selamat mencoba!

 

Sumber:

www. longevity.obut.com

Chi Pang Wen, et.al. “Minimum amount of physical activity for reduced mortality and extended life expectancy: a prospective cohort study.” The Lancet, 16 August 2011; DOI: 10.1016/S0140-6736(11)60749-6

Michael F. Leitzmann, MD, DrPH; Yikyung Park, ScD; Aaron Blair, PhD; Rachel Ballard-Barbash, MD; Traci Mouw, MPH; Albert R. Hollenbeck, PhD; Arthur Schatzkin, MD, DrPH. “Physical Activity Recommendations and Decreased Risk of Mortality.” Arch Intern Med. Vol. 167 (NO. 22), DEC 10/24, 2007.


Categories: Gaya Hidup Sehat, Usia Tua

Comments

comments