Diet Rendah Garam, Sehatkah?

Diet Rendah Garam, Sehatkah?

Sehatmagz – Tentunya, kita pernah mendengar tentang adanya diet rendah garam. Sejumlah selebriti Hollywood telah sukses melakukan diet tersebut untuk menurunkan bobot tubuhnya. Kita pun bertanya-tanya, apakah jenis diet ini baik untuk kesehatan?

Menjawab hal tersebut, Dokter gizi klinik di RS Puri Indah dan RS Hermina Daan Mogot, Jakarta, Dr. Ida Gunawan, MS, Sp. GK mengatakan bahwa garam (NaCL) merupakan salah satu elemen yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Oleh karena itu, diet rendah garam tidak dianjurkan untuk dilakukan oleh semua orang.

Yang dimaksud dengan diet rendah garam (RG) adalah pembatasan penggunaan garam dapur (sodium klorida/natrium klorida) maupun derivatnya (banyak dalam makanan yang diawetkan seperti sodium benzoate, dll), biasanya diberikan sekitar 3-5 gram sehari.

Adapun kegunaan diet rendah garam untuk membantu mengurangi timbunan cairan yang berlebihan dalam tubuh misalnya di bagian kaki, membantu menurunkan tekanan darah bagi mereka yang sensitif terhadap sodium, menurunkan risiko penyakit jantung dan ginjal.

Diet rendah garam dapat membantu menurunkan berat badan karena:

  • Rasanya yang tawar ikut menurunkan selera makan, sehingga asupan makanan secara keseluruhan ikut berkurang.
  • Garam yang berlebihan dalam makanan akan ikut menahan cairan sehingga berat badan ikutan naik karena cairan. Dengan mangurangi asupan garam tentunya akan ikut mengurangi jumlah cairan yang tertahan.

Dalam hal penurunan berat badan (BB) mana yang lebih efektif melakukan diet RG atau diet rendah karbohidrat? Dalam jurnal penelitian terbaru, diet rendah karbohidrat lebih terbukti bermakna menurunkan BB.

Namun harus diingat juga bahwa karbohidrat tetap merupakan zat gizi makro yang sangat diperlukan tubuh terutama otak dan sel darah merah. Oleh karena itu melakukan diet rendah karbohidrat tidak berarti tidak makan bahan makanan sumber karbohidrat sama sekali, karena tubuh masih membutuhkan minimal 130 gram karbohidrat dalam sehari.

Nilai 130 gram karbohidrat jika diterjemahkan dalam bentuk nasi sekitar 325 gram, seperti dikutip dari health.kompas.com.

 


Categories: Diet, Gaya Hidup Sehat

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.