Tips Memanfaatkan Puasa Ramadan untuk Bediet dan Menurunkan Berat Badan

Tips Memanfaatkan Puasa Ramadan untuk Bediet dan Menurunkan Berat Badan

Hakikat berpuasa Ramadan bagi seorang muslim adalah untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Namun tak jarang, berpuasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan memberikan faedah yang lain bagi muslim yang menjalankannya. Bagi sebagian orang momen Ramadan ini merupakan kesempatan untuk menikmati hidangan spesial enak seperti kolak dan berbagai macam es. Namun bagi sebagian lainnya, Ramadan justru menjadi momen tepat untuk menurunkan berat badan.

Mengurangi makan hanya menjadi dua kali sehari selama bulan Ramadan seharusnya membuat kita menjadi lebih kurus. Namun faktanya, statistik membuktikan kebanyakan orang mengalami kenaikan berat badan setelah bulan puasa berakhir. Jumlah kalori  berlebih karena praktik balas dendam saat berbuka merupakan kambing hitam dari fenomena kenaikan berat badan tersebut.

Nah, jika anda termasuk orang yang justru ingin menjadikan Ramadan ini sebagai momen untuk menurunkan berat badan, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Cukupi Kebutuhan Cairan

Mencukupi kebutuhan cairan adalah salah satu faktor penting untuk penurunan berat badan selama Ramadan. Konsumsi cairan yang cukup juga merupakan faktor penting untuk mengontrol keinginan makanan yang manis-manis saat berbuka puasa. Konsumsilah setidaknya 8 gelas air sehari yang dibagi menjadi 2 gelas saat sahur, 2 gelas saat berbuka dan 4 gelas diantara waktu buka ke waktu sahur.

(Baca juga: Bagaimana memenuhi kebutuhan cairan saat berpuasa?)

Jangan berlebihan saat berbuka puasa

Saat anda berbuka, lupakanlah bahwa anda tidak makan apa-apa seharian. Jangan menganggap bahwa makanan yang dimakan saat berbuka harus bisa menggantikan energi yang hilang selama berpuasa. Selama berpuasa metabolisme kita akan menurun dan tubuh akan melakukan penyesuaian. Walaupun tidak makan, tubuh akan menghasilkan energi dengan memecah cadangan gula glikogen yang tersimpan pada otot dan hati. Jika cadangan glikogen habis, selanjutnya tubuh akan memecah cadangan lemak dan protein kita. Jadi tidak perlu khawatir tubuh kekurangan energi dan menggantinya dengan makan sebanyak-banyaknya.

(Baca Juga: Apa yang terjadi pada tubuh dan pencernaan kita saat berpuasa?)

Makanlah buka puasa anda sebagaimana porsi biasa anda saat makan malam. Batalkanlah puasa anda dengan kurma yang dapat menyediakan sumber glukosa yang dibutuhkan oleh tubuh. Kemudian, makanlah seporsi kecil sup atau makanan pembuka lainnya. Hindari sup yang berbahan dasar krim, atau makanan pembuka lain yang terlalu manis dan tinggi kalori seperti cake, brownis serta gorengan. Setelah selesai mengkonsumsi makanan berbuka, beristirahatlah sebentar dengan sholat dan berjalan-jalan ringan. Jika anda sudah siap untuk melanjutkan makanan, pilihlah satu jenis makan utama dengan bijak. Hindari makanan yang digoreng. Pastikan anda mengkonsumsi makanan yang seimbang kandungan karbohidrat dan proteinnya. Selain itu, hal terpenting lainnya adalah anda mengontrol porsi makanan anda.

Jangan Tinggalkan Sahur

Meninggalkan sahur akan membuat anda merasa sangat lapar dan cenderung untuk mengkompensasinya dengan banyak makan saat berbuka. Saat memilih makanan untuk sahur, sebaiknya hindari makanan yang mengandung banyak garam. Hal ini dilakukan agar anda tidak merasa haus disiang harinya. Sahur sebaiknya diisi dengan karbohidrat kompleks dan protein tinggi. Kombinasi kedua kandungan ini akan meyakinkan adan memiliki kadar glukosa yang terjaga di dalam tubuh sehingga anda tidak akan begitu lapar pada siang hari.

Tetap Beraktivitas Fisik

Berpuasa bukanlah alasan untuk tidur sepanjang hari dan bermalas-malasan. Selama bulan Ramadan tetaplah menjalani aktivitas normal sehari-hari anda. Namun sebaiknya hindari sinar matahari terik agar anda tidak jatuh dalam keadaan dehidrasi.

Ingatlah bahwa anda akan membakar lebih banyak lemak dalam keadaan perut kosong. Tetaplah berolahraga saat anda sedang berpuasa. Anda bisa mengatur jadwal berolahraga pada sore hari 60-90 menit sebelum berbuka atau berolahraga di malam hari.

Baca juga: Tips Berolahraga di Bulan Suci Ramadan.

Hindari Makanan yang Kaya akan Gula

Sumber kenaikan berat badan yang signifikan selama bulan Ramadan adalah kandungan gula yang ada pada minuman ataupun cemilan anda. Pada bulan Ramadan ini, tantanglah diri anda untuk hanya mengkonsumi makanan manis yang berasal dari alam, misalnya saja buah, buah yang dikeringkan seperti kurma, dan madu.


Categories: Diet, Puasa

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.