Ini Dia Efek Buruk yang Diterima Oleh Perokok Pasif

Ini Dia Efek Buruk yang Diterima Oleh Perokok Pasif

Asap yang dihirup oleh perokok pasif merupakan gabungan dari asap yang terbentuk dari sidestream smoke (asap yang dibentuk dari ujung rokok yang terbakar) dan mainstream smoke (asap yang dihembuskan oleh perokok). Gabungan dari dua macam asap ini menyebabkan jumlah asap yang dibuang ke lingkungan dan dihirup orang lain lebih banyak jumlahnya  dibandingkan asap yang dihisap oleh para perokok sendiri.

Asap rokok mengandung lebih dari 4000 campuran zat kimia, dan 250 diantaranya diketahui dapat menimbulkan berbagai penyakit. Selain itu, American Cancer Society mensinyalir bahwa asap rokok hasil  pembakaran rokok mengandung lebih banyak zat karsinogen (penyebab kanker) dibandingkan asap yang dihirup oleh perokok.

Setidaknya ditemukan 70 zat yang dapat memicu kanker (karsinogenik)  pada asap rokok.

Setidaknya ditemukan 70 zat yang dapat memicu kanker (karsinogenik) pada asap rokok (compounchem)

Fakta lain yang perlu diperhatikan adalah ternyata, asap rokok yang dihasilkan oleh pembakaran ujung rokok (sidestream smoke) mengandung partikel berbahaya yang lebih halus dibandingkan dengan asap yang dihembuskan kembali oleh perokok (mainstream smoke). Partikel yang halus ini memungkinkan ia lebih mudah masuk kedalam paru-paru dan sel tubuh lainnya.

Paparan asap rokok menyebabkan seseorang menjadi lebih rentan pada kejadian kanker paru serta kanker lainnya. Rokok juga diketahui dapat menjadikan darah lebih kental, menaikkan kadar kolesterol jahat LDL dan bersifat toksik pada lapisan dalam pembuluh darah. Pada akhirnya,  gangguan-gangguan ini menyebabkan seseorang lebih rawan terkena serangan jantung atau stroke.

25.000 dari 40.000 orang yang meninggal akibat rokok adalah perokok pasif. (ridwankamiluntukbandung)

25.000 dari 400.000 orang yang meninggal akibat rokok adalah perokok pasif. (ridwankamiluntukbandung)

Anak- anak  merupakan pihak yang paling rentan mengalami risiko penyakit akibat paparan asap. Anak- anak memiliki keceparan pernapasan (20-50 kali per menit) yang lebih banyak dari orang dewasa (16-20 kali per menit). Akibatnya, jika berada di dekat perokok, mereka akan menghirup lebih banyak asap. Menurut CDC  (Center of Disease Control) Amerika,  berikut ini adalah efek buruk asap rokok bagi anak:

  • Serangan asma yang lebih sering dan lebih parah
  • Gangguan pernapasan (batuk, bersin dan sesak napas)
  • Infeksi pernapasan (bronkitis dan pneumonia)
  • Risiko lebih tinggi terhadap SIDS (sudden infant death syndrome)

(Baca Juga: Kenapa calon ayah harus berhenti merokok?)

Merokok selama kehamilan  berbahaya pada bayi. Hal tersebut diketahui memicu kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, gangguan belajar dan gangguan mental pada anak. Semakin banyak rokok yang dikonsumsi ibu, makin besar risiko yang diterima oleh bayi.

Apa yang harus dilakukan?

Menghindari bahaya asap rokok tentu  menjadi keharusan. Saat ini pemerintah telah mengatur larangan merokok melalui  Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau.  Selain itu anda bisa menjaga diri dengan sebisa mungkin menghindari kontak dengan perokok. Jagalah rumah dan mobil anda dari asap rokok, mintalah orang untuk merokok diluar rumah, mobil, atau tempat tertutup lainnya.

(Baca juga: Apa yang harus dilakukan jika pasangan merokok?)

Iklan masyarakat agar tidak merokok di angkutan umum (infobdg)

Iklan masyarakat agar tidak merokok di angkutan umum (infobdg)


Categories: Gaya Hidup Sehat

Comments

comments