Memulai Olahraga di Usia Tua

Berapa usia anda saat ini? Berapapun usia anda saat ini tidak ada kata terlambat untuk mulai terus beraktivitas fisik serta merasakan manfaatnya. sekalipun anda saat ini sudah memasuki usia 50 tahun. Sebuah penelitian selama 35 tahun di Swedia membuktikan hal ini.

Peneliti dari Universitas Uppsala Swedia yang  membandingkan angka kematian pada subjek dengan aktvitas tinggi, sedang dan rendah, dan masing masing didapatkan angka kematian 18.4, 23.6 dan 27.1/ 1000 orang. Terdapat penurunan sebesar 32% angka kematian antara subjek yang beraktivitas tinggi dan yang beraktivitas rendah.

Pada populasi pria yang meningkatkan aktivitas fisiknya dengan berolahraga pada usia 50 tahun menunjukkan angka kematian yang berkurang setelah evaluasi 5 tahun.

Dan pada saat evaluasi 10 tahun, peneliti berhasil membuktikan bahwa penurunan angka kematian ini berhubungan dengan peningkatan aktivitas yang dilakukan. Penurunan angka kematian karena aktivitas fisik ini sama bermaknanya dengan penurunan angka kematian yang dilakukan karena berhenti merokok.

Peningkatan aktivitas dapat dimulai dengan mengurangi menghabiskan waktu dengan duduk-duduk saja, baik itu menonton tv, menyetir,  membaca atau mendengarkan musik. Sebagai tambahan , para lansia diharapkan untuk setidaknya  melakukan 150 menit olah raga per minggunya. Jumlah 150 menit ini dapat dibagi per hari menjadi 30 menit selama 5 hari, atau misalnya 20 menit selama 7 hari. Olah raga yang disarankan adalah olah raga aerobik dengan intensitas sedang seperti berjalan cepat, bersepeda gunung dan berenang.  Selama dua kali seminggu, sebaiknya disertai olah raga untuk penguatan otot, misalnya  senam, menari, push up, sit up, atau yoga. Saat melakukan olah raga, diharapkan agar berhati hati untuk menghindari risiko jatuh.

Keep moving and keep healthy, dear granny!

courtesy of lifelounge.com.au

courtesy of lifelounge.com.au


Comments

comments