Mengatasi Berbagai Macam Bau Badan

Mengatasi Berbagai Macam Bau Badan

Apakah anda pernah membersamai orang yang bau badan? Bagaimana rasanya?Tentu tidak enak bukan? Rasanya bisa sangat menyiksa, sehingga membuat anda ingin segera menjauh. Sayangnya kita terkadang tidak cukup peka untuk mengetahui bahwa ternyata bau yang menyiksa itu juga bisa berasal dari diri kita. Mencegah tentu lebih baik dari pada harus menanggung malu karena bau badan. Nah, berikut ini adalah sejumlah tips mengatasi bau badan dari dr. Mehmet Oz yang layak anda simak!

Bau kaki

Tahukah anda bahwa kaki kita memiliki 250.000 kelenjar keringat? Jika kelenjar keringat ini memproduksi keringat yang berlebih, kaos kaki anda akan menjadi basah dan berbau. Bau ini terbentuk akibat interaksi antara keringat dan bakteri yang ada di permukaan kulit. Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mencegah timbulnya bau adalah dengan membasmi bakteri yang berkembang berlebihan dengan mengoleskan minyak serai (sereh) ke kaki setelah membersihkan dan mengeringkan kaki.

Bau ketiak

Hormon, perasaan cemas yang memicu keringat, serta rambut ketiak dapat menimbulkan bau ketiak yang kecut. Keringat berlebih (hyperhidrosis) juga dapat menimbulkan bau ketiak. Kebanyakan orang hanya membutuhkan deodoran dan bukan antiperspiran (pencegah keluarnya keringat). Namun jika anda benar-benar bermasalah dengan bau ketiak anda bisa mencoba larutan asam borat . Jika keringat masih banyak mengucur, jangan ragu untuk menggunakan produk antipersipran yang mengandung bahan alumunium 20% sebelum tidur. Selain itu, jika diperlukan dokter juga akan menyarankan penggunaan krim antibiotik untuk membunuh bakteri yang berkembang pesat. Jika pengobatan tersebut juga tidak membantu, anda bisa melakukan operasi yang disebut dengan bromhidrosis. Operasi ini bertujuan mengangkat kelenjar keringat dan kelenjar sebasea yang berlebihan. Setelah tindakan, baik keringat maupun bau pada ketiak akan jauh berkurang.

Nafas atau kentut yang berbau

Apa yang kita makan akan mempengaruhi bau dari nafas serta kentut kita. Bau dari makanan akan ikut terbawa oleh aliran darah dan aroma tersebut akan dikeluarkan lewat paru-paru dan dihembuskan lewat mulut serta hidung. Di lokasi lain, usus akan memompa keluar gas methan jika kita tidak mencerna karbohidrat dengan baik, atau kita tidak memiliki bakteri baik di dalam usus. Penanganan untuk nafas yang bau antara lain adalah dengan menyikat gigi, membersihkan gigi dengan dental floss, dan meminum banyak air. Sementara untuk mencegah bau kentut yang menyengat, anda bisa mencoba suplemen yang mengandung enzim pencernaan atau mengkonsumsi minuman probiotik.


Categories: Gaya Hidup Sehat
Tags: bau badan

Comments

comments