Sendawa Berlebihan, Apa Saja Penyebabnya?

Sendawa Berlebihan, Apa Saja Penyebabnya?

Sendawa dalam istilah kedokteran dikenal dengan istilah eruktasi. Hal ini   merupakan respon tubuh untuk mengeluarkan gas yang berlebihan di dalam perut. Bersendawa sebanyak 3-4 kali setelah makan masih dianggap wajar. Namun ada kalanya seseeorang yang mengeluhkan bersendawa berlebihan diluar kendali. Apa saja yang mungkin menjadi penyebabnya?

Beberapa kemungkinan yang bisa menjadi penyebab eruktasi  adalah:

  1. Konsumsi minuman berkarbonasi yang berlebihan
  2. Mengunyah permen karet terlalu banyak
  3. Makan terlalu cepat
  4. Baru saja mengkonsumsi makanan yang kaya serat, produk susu, kaya karbohidrat, atau yang mengandung pemanis buatan
  5. Defisiensi laktosa. Laktase adalah enzim yang dikeluarkan untuk memecah laktosa dalam saluran pencernaan. Jika enzim ini tidak ada, makanan yang mengandung laktosa seperti susu dan produk turunannya yang tidak bisa dicerna dengan baik sehingga akhirnya menghasilkan gas.
  1. Banyak bersendawa juga bisa menjadi pertanda adanya alergi makanan atau gangguan pada perut seperti GERD (gastroesophageal reflux disease). Sebuah kondisi dimana makanan atau asam lambung naik lagi ke esophagus.
  2. Sendawa yang banyak juga bisa ditemukan pada beberapa kondisi yang serius di organ pencernaan kita. Kondisi tersebut antara laini tukak lambung, peyakit kantung empedu, batu empedu, dan hiatal hernia. Namun pada kondisi-kondisi tersebut, bersendawa yang banyak bukanlah satu-satunya gejala. Gejala lain seperti  mual, muntah, rasa nyeri akan terlihat lebih menonjol.

Nah kira-kira dari daftar penyebab sendawa ini apa yang menjadi penyebab keluhan bersendawa anda? Jika masih belum ditemukan sebabnya, juga apabila rasanya sangat mengganggu, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter ya!

Sementara sebelum memeriksakan diri, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengurangi keluhan sendawa ini. Beberapa diantaranya adalah:

  1. Menghindari makanan dan minuman yang banyak mengandung gas, seperti brokoli atau minuman bersoda

(Baca juga: 7 makanan yang dapat menyebabkan kembung)

  1. Menghindari makanan dan minuman yang mengandung laktosa (susu dan turunannya)
  2. Menghindari makanan yang membuat anda alergi, atau menghindari makanan yang sering menyebabkan alergi seperti susu, telur, dan kacang-kacangan

(Baca juga: Mari kenali makanan yang sering memicu alergi pada anak-anak)

  1. Makan secara perlahan dan tidak terlalu cepat
  2. Mengkonsumsi probiotik untuk memperbanyak bakteri baik di dalam usus. Baik dengan konsumsi minuman probiotik, obat tetes probiotik, atau yoghurt kesukaan anda.

Semoga salah satu langkah ini ada yang bisa membantu anda ya!

Sumber featured image: askdoctork.com


Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.