Sudah Cukupkah Aktivitas Fisik Anda?

Sudah Cukupkah Aktivitas Fisik Anda?

Berapa lama Anda beraktivitas fisik setiap hari? Apakah Anda termasuk mereka yang kurang beraktivitas fisik? Tahukah Anda bahwa aktivitas fisik berperan besar dalam kesehatan Anda? Berdasarkan data dari WHO, kurangnya aktivitas fisik saat ini menempati peringkat keempat faktor risiko terjadinya kematian secara global. Kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor risiko terjadinya 6% kematian di seluruh dunia setelah hipertensi (13%), merokok (9%), dan tingginya kadar gula darah (6%). Sedangkan obesitas berperan dalam 5% kematian secara global.

Begitu banyak manfaat yang Anda dapatkan dengan beraktivitas fisik. Dengan beraktivitas fisik secara teratur dan terukur, Anda telah melakukan investasi kesehatan untuk masa tua Anda (Baca juga: Cukup Sisihkan 15 Menit Olahraga demi Usia yang Lebih Panjang). Beraktivitas fisik dengan kualitas dan kuantitas yang cukup terbukti mampu menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes, hipertensi, kanker, bahkan depresi.

 

Berapa durasi dan frekuensi aktivitas fisik yang harus dilakukan?

Hingga saat ini telah diterbitkan panduan aktivitas fisik oleh berbagai lembaga kesehatan di dunia, baik WHO (World Health Organization), AHA (American Heart Association), CDC (Centers of Disease Control and Prevention), serta lembaga kesehatan masing-masing negara. Bagi Anda yang berusia 18-64 tahun, berikut adalah panduan umum aktivitas fisik yang perlu Anda lakukan.

  • Minimal 30 menit aktivitas aerobik intensitas sedang, 5 kali per minggu, dengan total minimal 150 menit/minggu

ATAU

  • Minimal 25 menit aktivitas aerobik intensitas berat, 3 kali perminggu, dengan total minimal 75 menit/minggu

DAN

  • Latihan penguatan otot berintensitas sedang-berat minimal 2 kali per minggu

Bila Anda merasa kesulitan memenuhi target di atas, Anda bisa “mencicil”nya. Cukup lakukan aktivitas aerobik selama 10 menit untuk 1 sesi dan lakukan 2-3 sesi per hari sesuai waktu luang Anda.

Apa sajakah aktivitas yang termasuk aktivitas aerobik intensitas sedang dan berat? Apakah harus dilakukan di pusat-pusat kebugaran?

Cara mudah menentukan apakah suatu aktivitas fisik masuk ke dalam kategori intensitas sedang atau berat adalah dengan “tes bicara”. Aktivitas aerobik intensitas sedang ditandai dengan Anda dapat melakukannya sambil berbicara namun tidak dapat menyanyikan lagu favorit Anda. Beberapa kegiatan yang termasuk di dalamnya antara lain:

  • Jalan cepat (5 km/jam atau lebih)
  • Berenang
  • Bersepeda (kurang dari 16 km/jam)
  • Menari
  • Berkebun
  • Olahraga permainan: tenis (double), voli, basket

Sedangkan aktivitas aerobik intensitas berat ditandai dengan Anda hanya dapat berbicara beberapa patah kata saat Anda sedang melakukannya, di antaranya:

  • Jogging atau berlari
  • Berenang cepat
  • Senam aerobik
  • Bersepeda cepat (lebih dari 16 km/jam) atau di rute menanjak
  • Skipping (lompat tali)
  • Hiking dengan beban berat
  • Olahraga permainan: tenis (single), sepak bola

Nah, bagaimana tanggapan Anda? Untuk mengawalinya, Anda dapat melakukan jenis olahraga yang menjadi hobi/kegemaran Anda. Bagi Anda yang merasa tidak berbakat dalam bidang olahraga, Anda tetap bisa sehat dan bugar dengan berjalan kaki. Tidak sulit bukan untuk dilakukan?

Selamat mencoba!

Sumber:

Centers of Disease Control and Prevention

American Heart Association

World Health Organization


Categories: Gaya Hidup Sehat

Comments

comments

Comments

  1. Zafran Kumala
    Zafran Kumala 14 March, 2016, 16:50

    Wah, thanks banget nih gan! Infonya bermanfaat.
    Ane mau numpang share tadi liat inpoh bagus.
    Abis rafting kan bakar kalori tuh, bisa juga nih ikut kegiatan sosial yang unik. Namanya donor kalori di sini nih: http://on.fb.me/1QOlruW

    Reply this comment

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.