Tidak  Harus Makan Ikan untuk Mendapatkan Manfaatnya

gurame terbang
sumber gambar disini

Selama ini kita mengenal ikan sebagai sumber Omega 3 yang mampu membantu penurunan tekanan darah dan menghindari serangan jantung. Tapi tidak semua orang mau mengkonsumsi ikan, baik  karena tidak suka baunya atau alergi.

Lalu bagaimana solusinya?

Ternyata manfaat omega 3 yang terkandung didalam ikan juga dapat kita peroleh dari sumber lain, yaitu dari  makanan yang banyak mengandung ALA (Alpha Linolenic Acid). ALA banyak terkandung di dalam minyak  kedelai, minyak canola, tofu, walnut, flaxseed,  serta  sayur sayuran hijau seperti kale, selada, dan  bayam.

ALA sendiri sebenarnya adalah salah satu bentuk asam lemak omega 3 yang banyak terkandung dalam sumber nabati. Di dalam tubuh, sebagian besar ALA akan diubah menjadi EPA (asam eikosapentaenoat) dan DHA (asam dokosaheksaenoat) —  bentuk lain dari Omega 3 yang ditemukan dalam sumber hewani. Bentuk EPA dan DHA merupakan bentuk yang lebih mudah digunakan di dalam tubuh.  Dalam penelitian di London disebutkan bahwa responden yang tidak memakan ikan memiliki kemampuan mengubah ALA menjadi EPA dan DHA dengan lebih efektif, sehingga pada akhirnya  responden hanya memiliki 10% kandungan EPA dan DHA lebih rendah dibanding pemakan ikan.

Sayangnya, pasien dengan diabetes dan gangguan jiwa skizofrenia mungkin mengalami hambatan untuk mengubah ALA menjadi EPA dan DHA. Pada pasien- pasien tersebut disarankan untuk langsung mengkonsumsi makanan yang kaya akan EPA dan DHA yang banyak terkandung di dalam  ikan dan minyak ikan.

Dr. Frank Sacks dalam kolom The Expert-Harvard School of Public Health menyatakan, sebaiknya selalu terdapat satu jenis sajian yang mengandung makanan yang kaya omega 3, baik itu  satu porsi ikan  (seperti salmon), sesendok minyak kedelai sebagai salad dressing, sepotong tofu sebagai lauk, semangkuk sayur bayam, atau segenggam flaxseed syang dicampurkan ke dalam oatmeal sarapan pagi.

Lalu bagaimana dengan suplemen?  Dr. Frank menjelaskan bahwa pemberian suplemen disarankan bagi individu yang tidak mengkonsumsi sumber makanan yang cukup omega 3. Sejumlah 500 mg omega 3 disarankan untuk dikonsumsi setiap hari. Pada pasien dengan riwayat sakit jantung disarankan untuk mengkonsumsi suplemen dalam jumlah lebih besar, biasanya hingga dua kali lipatnya. Dokter akan menilai apakah anda perlu mendapatkan pengaturan dosis tersebut. Bagaimanapun, para ahli tetap menyarankan konsumsi sumber omega 3 dari makanan, mengingat manfaat protein, vitamin dan mineral lain yang juga bisa diperoleh.


Comments

comments